Akurasi penyelesaian akhir di lini depan menjadi sorotan utama bagi AS Saint-Etienne saat menjamu OGC Nice pada pertandingan leg pertama playoff promosi-degradasi Ligue 1 di Stadion Geoffroy-Guichard pada Selasa, 26 Mei 2026 malam waktu setempat.
Evaluasi tersebut dilontarkan langsung oleh bek tengah Saint-Etienne, Maxime Bernauer, yang menilai timnya harus bermain lebih efektif memanfaatkan penguasaan bola. Hal ini menjadi krusial mengingat sang lawan memiliki efisiensi serangan yang tinggi di kasta tertinggi sepak bola Prancis.
Dilansir dari envertetcontretous.fr, Bernauer menegaskan bahwa skuad Les Verts harus menaikkan standar permainan demi meladeni perlawanan sengit dari OGC Nice.
"On savait que l'adversitĂ© serait un cran plus Ă©levĂ©, que c'Ă©tait Ă noi de nous mettre au niveau. Je pense qu'on est pas trop mal dans ce que l'on fait. Avec le ballon, on doit ĂȘtre encore plus juste, encore plus patient parce que parfois il nous le rende." kata Maxime Bernauer, Bek Tengah AS Saint-Etienne.
Pemain bertahan tersebut juga mengingatkan rekan-rekan setimnya untuk lebih berhati-hati dalam menjaga penguasaan bola karena lawan mampu memanfaatkannya menjadi situasi yang berbahaya.
"Contre ces Ă©quipes lĂ , on sait que le ballon est prĂ©cieux. Ils peuvent ĂȘtre dangereux Ă chaque possession. C'est bien, on ne s'ouvre pas. On n'a pas trop concĂ©dĂ©, il faut qu'on arrive Ă ĂȘtre plus juste dans le dernier geste. Il y a de bonnes sĂ©quences dans le dernier tiers il faut qu'on arrive Ă ĂȘtre vraiment plus dangereux. Il faut qu'on s'ouvre, que l'on continue dans ce que l'on est en train de faire et puis qu'on appuie, parce qu'on est chez nous et ça va nous servir." ujar Maxime Bernauer, Bek Tengah AS Saint-Etienne.
Pertandingan leg pertama ini menuntut Saint-Etienne, selaku peringkat ketiga Ligue 2, untuk memaksimalkan status mereka sebagai tuan rumah sebelum gantian bertandang ke markas Nice.