Kapten tim nasional Prancis Kylian Mbappe menegaskan dirinya enggan menyaksikan kembali pertandingan final Piala Dunia 2022 melawan Argentina demi menjaga kondisi psikologisnya menjelang turnamen edisi 2026. Penyerang Real Madrid tersebut memilih fokus menatap masa depan bersama klub dan negaranya daripada mengenang kekalahan dramatis di Qatar.
Meskipun menelan kekalahan lewat adu penalti, Mbappe menorehkan performa individual luar biasa dalam laga yang berakhir imbang 3-3 tersebut. Ia mencetak hat-trick legendaris, termasuk tendangan voli menyamakan kedudukan sekecepatan 123,34 km/jam yang menjadi tembakan terkeras sepanjang turnamen 2022.
Dalam sebuah wawancara emosional bersama Sorare yang dirilis menjelang Piala Dunia 2026, penyerang berusia 27 tahun itu mengungkapkan alasan personal di balik keputusannya menghindari rekaman pertandingan di Stadion Lusail tersebut.
"I did never rewatch the 2022 World Cup final. Never. If I watch it, it might awaken some demons. We have to move on. We lost." kata Kylian Mbappe, Penyerang Tim Nasional Prancis.
Kekalahan tersebut menggagalkan ambisi Les Bleus untuk mempertahankan gelar juara berturut-turut. Kendati demikian, Mbappe tetap mengakui bahwa atmosfer pertandingan menghadapi Lionel Messi dan kawan-kawan merupakan salah satu tontonan terbaik dalam sejarah sepak bola.
"The greatest final of all time? I think nothing matches it in terms of entertainment, the clash, the match scenario, with so many twists and turns. It ended with penalties, the most brutal way for anyone," ujar Kylian Mbappe.
Pertandingan itu memastikan Argentina merengkuh trofi Piala Dunia ketiga mereka, sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak tahun 1986. Mbappe menilai laga tersebut akan selalu diingat sebagai momen bersejarah terlepas dari hasil akhir yang memekik kubu Prancis.
"It was either Lionel Messi’s first World Cup win or a back-to-back for France, so it was historic no matter what. (...) Have I watched the match again since? Never! I think if I do, it might awaken some demons." kata Kylian Mbappe.
Mantan pemain Paris Saint-Germain ini sekarang mengalihkan fokus penuh untuk mengukir prestasi baru di Spanyol. Setelah resmi bergabung dengan Los Blancos, ia berambisi memberikan kontribusi besar dan mencatatkan namanya dalam sejarah klub tersebut.
"I am happy and proud to be able to play for this club, for this team, and I really want to leave my mark on Real Madrid history." kata Kylian Mbappe.
Prancis kini tengah bersiap menghadapi laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 melawan Senegal di MetLife Stadium pada Selasa, 16 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi ujian awal bagi skuad asuhan Didier Deschamps sebelum mereka menghadapi tantangan selanjutnya dari Irak dan Norwegia di fase grup.