Program televisi MBC, Hidden Eye, menyampaikan permintaan maaf resmi kepada Hyunjin Stray Kids beserta para penggemarnya. Langkah ini diambil setelah foto masa kecil personel Stray Kids tersebut keliru digunakan dalam tayangan yang membahas kasus pembunuhan tragis.
Peristiwa ini bermula ketika tim produksi Hidden Eye menayangkan sebuah episode mengenai kasus pembunuhan seorang wanita berusia 16 tahun pada Desember 2025. Insiden kriminal yang dibahas tersebut diketahui terjadi pada tahun 2024. Namun, foto Hyunjin Stray Kids semasa bayi justru muncul dalam tayangan tersebut, seperti dilansir dari Wolipop.
Pembawa acara program tersebut dilaporkan tidak mengetahui bahwa foto bayi yang diperlihatkan merupakan wajah Hyunjin Stray Kids, dan bukan foto korban. Kekeliruan ini baru disadari oleh seorang penggemar yang mengenali wajah sang idola beberapa bulan setelah episode tersebut disiarkan.
Penggemar yang menyadari kejanggalan langsung melayangkan teguran keras kepada tim produksi Hidden Eye karena menggunakan foto idola mereka sebagai korban pembunuhan. Dalam dokumentasi masa kecil yang keliru dipajang itu, Hyunjin kecil tampak sedang berbaring di tempat tidur bersama boneka beruang berwarna biru.
Merespons teguran dari para penggemar, pihak manajemen produksi akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi pada Selasa, 26 Mei 2026. Mereka menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Hyunjin Stray Kids, seluruh penggemar, serta masyarakat yang menonton acara tersebut.
Pihak produser menjelaskan bahwa foto masa kecil penyanyi tersebut ditemukan di dalam ponsel milik korban, sehingga mereka mengira foto itu adalah potret masa kecil sang korban.
"Saat memproduksi episode tersebut, kami menggunakan foto-foto yang tersimpan di dalam ponsel yang digunakan korban semasa hidup. Selama proses ini, kami salah mengidentifikasi foto masa kecil Hyunjin Stray Kids sebagai foto korban dan secara keliru menggunakannya."
Tim produksi langsung mengambil tindakan tegas dengan mengubah pengaturan video penayangan ulang menjadi privat setelah menyadari kesalahan fatal tersebut.
"Begitu kami mengetahui kebenarannya, kami langsung mengatur episode dan klip YouTube yang dimaksud menjadi konten privat. Kami juga berencana untuk mengedit episode tersebut atau membuatnya privat di layanan pemutaran ulang termasuk platform streaming, sesegera mungkin," kata tim produksi Hidden Eye.
Manajemen berjanji akan memperketat proses verifikasi materi tayangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Di sisi lain, para STAY menyatakan rasa duka mendalam setelah mengetahui bahwa korban pembunuhan tersebut merupakan bagian dari penggemar Hyunjin Stray Kids.