MediaTek Luncurkan Dimensity 7500 untuk Tantang Snapdragon Seri 7

MediaTek Luncurkan Dimensity 7500 untuk Tantang Snapdragon Seri 7

MediaTek secara resmi memperkenalkan chipset terbarunya, Dimensity 7500, pada akhir Mei 2026. Kehadiran System on Chip (SoC) ini langsung memicu rasa penasaran mengenai peta kekuatan performanya di pasar komponen ponsel pintar.

Pengujian performa chipset ini telah terdeteksi melalui platform Geekbench, seperti dikutip dari Suara. Produsennya mengklaim bahwa komponen baru tersebut membawa unit pemrosesan sentral (CPU) Arm C1 dan NPU yang bekerja lebih cepat.

Merujuk pada laporan GSMArena, Dimensity 7500 diproduksi menggunakan sistem fabrikasi 4 nanometer (nm). Proses fabrikasi tersebut serupa dengan teknologi yang diterapkan pada komponen generasi pendahulunya, Dimensity 7400.

Peningkatan signifikan terlihat pada konfigurasi prosesor delapan inti yang diusungnya. MediaTek kini meninggalkan kombinasi inti Cortex-A78 dan Cortex-A55 yang digunakan pada model terdahulu, lalu beralih ke arsitektur inti C1 Pro dan C1 Nano terbaru dari Arm.

Arsitektur komputer pada komponen ini mengandalkan empat inti Arm C1 Pro dengan kecepatan performa hingga 2,6 GHz. Selain itu, terdapat empat inti C1 Nano yang berjalan dengan kecepatan hingga 2,0 GHz untuk efisiensi daya.

Sektor pemrosesan grafis didukung oleh komponen kartu grafis Arm Mali-G625 MC2. Guna mengoptimalkan kinerja, perangkat keras ini juga kompatibel dengan memori LPDDR5 6400Mbps dan teknologi penyimpanan data UFS 3.1 dual-lane.

Komparasi Performa dan Skor Pengujian

Komponen baru ini diproyeksikan untuk bersaing ketat di segmen kelas menengah guna menantang dominasi seri Snapdragon 7 besutan Qualcomm. Sejauh ini, data pengujian hardware didapatkan dari smartphone Vivo S60 Vitality Edition yang menjadi perangkat pertama pengguna chipset tersebut.

Dalam pengujian performa komputer, perangkat dengan dapur pacu ini mengumpulkan skor 1.243 poin untuk pengujian single-core. Sementara itu, pengujian multi-core mencatatkan angka sebesar 3.569 poin.

Catatan angka tersebut menunjukkan adanya lompatan performa CPU sekitar 10 hingga 20 persen jika disandingkan dengan Dimensity 7400. Sebagai konteks, Dimensity 7400 merupakan tipe SoC yang dipasang pada perangkat Redmi Note 15 Pro 5G.

Informasi bocoran mengenai skor AnTuTu untuk chipset anyar ini juga diungkap oleh pembocor teknologi Sudhanshu Ambhore (@Sudhanshu1414). Berdasarkan dokumen survei Realme yang beredar, komponen teranyar MediaTek ini mencatatkan skor performa pada kisaran 800 ribu hingga 900 ribu poin.

Raihan angka tersebut membuatnya berada dalam level persaingan yang seimbang dengan Snapdragon 7s Gen 3 dan Snapdragon 7 Gen 4. Meski demikian, data internal yang bocor memperlihatkan Snapdragon 7 Gen 4 masih sedikit lebih unggul dengan skor AnTuTu mencapai 1,1 juta hingga 1,2 juta poin.

Secara keseluruhan posisi performanya berada di atas Dimensity 7400 serta Snapdragon 6 Gen 4. Namun, kekuatan pemrosesannya secara umum masih berada di bawah tingkatan Snapdragon 7 Gen 4.

Debut pada Vivo S60 Series

Melalui laporan terpisah, perangkat Vivo S60 dan Vivo S60 Vitality Edition dilaporkan telah melakukan debut resmi mereka di pasar China. Ponsel pintar lini Vivo S60 series ini diproyeksikan akan memasuki pasar global dengan menggunakan nama Vivo V80 series.

Pada aspek dapur pacu, varian standar dari ponsel ini mengandalkan komponen Snapdragon 8s Gen 3. Di sisi lain, varian Vitality Edition menjadi model khusus yang mempercayakan sektor performanya pada Dimensity 7500.

Ponsel pintar tersebut membawa spesifikasi layar AMOLED berukuran 6,59 inci dengan resolusi tajam 1,5K serta mendukung refresh rate mencapai 144 Hz. Di pasar China, Vivo S60 Vitality Edition untuk varian RAM 8 GB dan kapasitas penyimpanan internal 256 GB dijual dengan harga mulai dari 2.899 yuan atau berkisar Rp7,6 juta.

Artikel terkait

Rekomendasi