Melaney Ricardo Bantah Tudingan Tak Berempati Usai Undang Korban Penipuan Tanpa Honor

Melaney Ricardo Bantah Tudingan Tak Berempati Usai Undang Korban Penipuan Tanpa Honor

Presenter sekaligus konten kreator Melaney Ricardo akhirnya memberikan klarifikasi setelah namanya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Langkah ini diambil usai dirinya mendapat kritik tajam dari konten kreator Eza Putra mengenai sistem pemberian honor narasumber.

Seperti dilansir dari Medcom, polemik ini mencuat setelah Eza Putra mengkritik kehadiran korban penipuan wedding organizer dalam salah satu episode siniar milik Melaney. Menurut Eza, Melaney seharusnya memberikan kompensasi finansial karena konten tersebut menghasilkan trafik dan pendapatan.

"Lo sebagai artis, sebagai influencer, sebagai YouTuber, lo kan dapat engagement, dapat AdSense dari sana, masak uang Rp 500.000 aja lo enggak bisa kasih sama dia?" kata Eza Putra.

Eza menilai Melaney kurang berempati terhadap kerugian materi yang dialami oleh korban tersebut.

"Empati dikit dong, dia itu jadi korban penipuan, puluhan juta uang dia ilang. Lo dapat engagement, dapat AdSense dapat follower, lo enggak kasih, lo sakit jiwa, lo sakit, lo enggak ada empati, sumpah," lanjutnya.

Melaney Ricardo kemudian memberikan tanggapan melalui sebuah unggahan video di akun TikTok pribadinya pada Senin, 1 Juni 2026. Istri Tyson James Lynch ini menerangkan bahwa kebijakan pengisian honor di programnya tidak bersifat kaku, melainkan tergantung pada profil tamu serta topik bahasan.

"Kita akan buka-bukaan, apakah tamu podcast dibayar atau tidak? Jawabannya tergantung," tutur Melaney.

Melaney menjelaskan bahwa kanal digital yang dikelolanya merupakan proyek personal, bukan di bawah naungan korporasi media besar. Hal ini membuat keputusan penganggaran disesuaikan dengan kebutuhan setiap episode.

Dalam skema operasionalnya, Melaney kerap menerapkan sistem barter promosi jika narasumber yang diundang sesama figur publik. Kendati demikian, beberapa tamu tertentu tetap menerima bayaran sesuai kesepakatan bersama.

Tujuan Edukasi dan Konfirmasi Transportasi

Terkait kehadiran korban penipuan wedding organizer yang memicu kritik, Melaney membenarkan bahwa pihak bersangkutan tidak menerima pembayaran honor. Namun, ia memastikan pihak tamu tidak pernah mengajukan permintaan biaya operasional.

"Untuk podcast aku, FYI, podcast aku perorangan, bukan podcast perusahaan. Tergantung tamunya siapa dan isi materi kontennya apa," ujar Melaney.

Melaney menambahkan bahwa pihak narasumber justru merasa terbantu dengan adanya wadah untuk bersuara.

"Narasumber dan teman narasumber sebelum podcast sudah menyampaikan terima kasih sudah memberikan tempat," sambungnya.

Tujuan utama mengundang korban tersebut adalah memperluas penyebaran informasi agar kasusnya mendapat perhatian publik dan aparat, sehingga proses penanganan perkara bisa berjalan lebih cepat.

"Karena ada kejadian kurang viral rasanya kurang cepat penyelesaiannya," tutur Melaney.

Melaney juga telah berulang kali memastikan situasi finansial ini kepada asisten pribadinya yang berkomunikasi langsung dengan pihak tamu di lapangan.

"Saat itu yang berhubungan langsung dengan mereka adalah asisten aku, aku biasanya langsung tanya asisten aku, 'apakah mereka minta uang transport?' Dan mereka tidak sama sekali minta uang transport," lanjutnya.

Pengecekan ulang kembali dilakukan oleh Melaney setelah proses syuting selesai untuk memastikan seluruh hak atau permintaan tamu tidak ada yang terabaikan.

"Aku juga sempat menanyakan setelah podcast berakhir pada asisten aku. Aku tanya 'apa mereka minta uang transport?' Jawabannya tidak," tutup Melaney Ricardo.

Artikel terkait

Rekomendasi