Mengenal House of the Book Lokasi Asli Markas Power Rangers

Mengenal House of the Book Lokasi Asli Markas Power Rangers

Penggemar setia serial Mighty Morphin Power Rangers pasti mengingat Command Center sebagai tempat futuristik Zordon memberikan instruksi kepada para Rangers.

Bangunan dengan desain unik yang muncul di layar kaca pada era 1990-an tersebut rupanya bukan sekadar dekorasi studio buatan manusia. Dilansir dari Kompas, lokasi nyata gedung tersebut bernama House of the Book atau Rumah Buku.

Bangunan ini terletak di kawasan Kampus Brandeis-Bardin, milik American Jewish University, yang berada di Simi Valley, California, Amerika Serikat.

Pembangunan House of the Book dilakukan pada era 1970-an dengan tujuan awal sebagai pusat konferensi sekaligus perpustakaan bagi universitas tersebut.

Arsitektur gedung ini mengusung konsep futuristik yang sangat mencolok, sehingga sering kali dilirik oleh rumah produksi film sebagai lokasi syuting genre fiksi ilmiah.

Dalam produksi Mighty Morphin Power Rangers, House of the Book digunakan untuk pengambilan gambar eksterior Command Center selama lima musim pertama penayangannya.

Setelah fase tersebut berakhir, gedung yang sama tetap dipertahankan namun beralih fungsi dalam narasi cerita sebagai Power Chamber.

Integrasi Digital dan Budaya Pop

Menariknya, tim produksi tidak hanya mengambil gambar gedung apa adanya untuk menciptakan kesan markas rahasia di pegunungan terpencil.

Mereka menggabungkan visual asli gedung tersebut secara digital dengan latar belakang lanskap bebatuan dari Vasquez Rocks agar terlihat lebih dramatis.

Popularitas House of the Book tidak terbatas pada serial pahlawan warna-warni itu saja, karena gedung ini juga tercatat muncul dalam berbagai karya lain.

Beberapa di antaranya adalah film Star Trek VI: The Undiscovered Country, serial Star Trek: The Next Generation, hingga menjadi latar video musik Marilyn Manson.

Akses Terbatas bagi Publik

Secara fisik, bangunan ini memiliki karakteristik yang sangat kuat dengan kubah besar berwarna terang dan pola geometris yang menyerupai arsitektur dari planet lain.

Meskipun memiliki nilai sejarah tinggi dalam budaya pop era 1990-an, area kampus tempat gedung ini berdiri merupakan kawasan privat yang tertutup.

Pihak keamanan menjaga ketat akses masuk dengan gerbang permanen, sehingga masyarakat umum tidak diperkenankan melakukan kunjungan wisata atau tur bebas.

Hingga saat ini, House of the Book tetap berdiri kokoh dan diakui secara luas sebagai salah satu lokasi syuting paling berkesan dalam sejarah televisi.

Artikel terkait

Rekomendasi