Bintang sepak bola Argentina, Lionel Messi, menyatakan dukungannya agar Neymar dapat berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026 mendatang. Dilansir dari Detik Sport, kehadiran penyerang Santos FC tersebut dinilai sangat krusial bagi kualitas kompetisi dan Timnas Brasil.
Kesiapan fisik Neymar sebelumnya memicu keraguan setelah pelatih Carlo Ancelotti tidak memanggilnya untuk dua pertandingan persahabatan baru-baru ini. Namun, peluang Neymar kembali terbuka menyusul cedera hamstring yang dialami penyerang Estevao saat membela Chelsea pada akhir April.
Kondisi medis Estevao diprediksi dapat memengaruhi komposisi pemain pilihan Ancelotti, asalkan Neymar tetap bugar selama berkompetisi di klubnya. Lionel Messi menekankan bahwa hubungan personalnya dengan sang pemain membuat dirinya sangat berharap pada kesembuhan dan kesiapan sahabatnya itu.
"Saya tidak bisa bersikap netral dalam hal Neymar. Dia adalah teman dekat dan saya selalu mendoakan yang terbaik untuknya, karena dia adalah seseorang yang benar-benar pantas mendapatkannya," kata Messi, kapten Timnas Argentina.
Penyerang Inter Miami tersebut menambahkan bahwa publik sepak bola secara global menantikan kehadiran talenta-talenta terbaik di turnamen kasta tertinggi tersebut. Keberadaan Neymar dianggap memberikan dampak signifikan bagi permainan tim Samba di lapangan hijau.
"Saya berharap bisa melihatnya di Piala Dunia. Semua orang ingin melihat pemain terbaik, dan Neymar akan selalu menjadi salah satu yang paling menonjol, karena apa yang dia berikan kepada sepakbola dan tim nasional Brasil," tegas Messi.
Kedekatan emosional kedua pemain ini telah terbangun sejak masa keemasan mereka saat membela Barcelona di Spanyol. Hubungan profesional dan persahabatan tersebut berlanjut ketika keduanya kembali bermain bersama untuk klub Prancis, Paris Saint-Germain.
Sementara itu, Lionel Messi dipastikan tetap memegang ban kapten untuk memimpin skuat Albiceleste dalam upaya mempertahankan gelar juara mereka. Timnas Argentina terus mematangkan persiapan guna menghadapi persaingan ketat di Piala Dunia 2026.