Aktivitas tenis kini bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup urban yang menggabungkan olahraga, interaksi sosial, hingga waktu berkualitas bersama pasangan dan komunitas. Fenomena ini melatarbelakangi gelaran Serve & Social yang diselenggarakan Metro Tennis Terminal bersama On Indonesia di HQ Padel & Tennis, Pesanggrahan, Jakarta, seperti dilansir dari Suara.
Kegiatan tersebut memfasilitasi pasangan dan komunitas urban untuk berolahraga, bersosialisasi, serta membangun koneksi melalui permainan tenis. Sejumlah figur publik dari dunia hiburan, olahraga, dan kreatif turut menghadiri acara ini untuk menikmati pengalaman bermain bersama.
Beberapa pasangan yang hadir di antaranya adalah Ernanda Putra dan Ellyse Sinsilia, serta Iku Thaharia dan Boy Pablo. Berbeda dengan olahraga individu, tenis menawarkan kesempatan bagi pasangan untuk saling mendukung, berkomunikasi, dan berbagi pengalaman di lapangan untuk memperkuat hubungan.
Lapangan tenis kini tidak lagi hanya menjadi tempat berlatih atau berkompetisi, tetapi juga ruang untuk bersosialisasi. Chief Marketing Officer Metro Tennis Terminal, Michael Luhukay, menilai tenis saat ini sedang mengalami transformasi menarik yang relevan dengan kehidupan masyarakat perkotaan.
"Tenis sedang masuk ke fase yang sangat menarik. Ini bukan lagi hanya olahraga kompetitif, tetapi juga menjadi bagian dari lifestyle, networking, wellness, dan personal expression. Melalui Serve & Social, kami ingin mempertemukan orang-orang yang sedang membentuk scene tenis Jakarta, dari pemain, kreator, public figures, sampai brand dalam satu pengalaman yang curated dan meaningful," ujarnya.
Konsep Serve & Social dirancang lebih personal dibandingkan turnamen pada umumnya. Para tamu dapat mengikuti coaching session bersama pelatih profesional, mencoba perlengkapan terbaru, hingga menikmati sesi mingling untuk memperluas pergaulan tanpa tekanan kompetisi yang berlebihan.
Kekuatan tenis saat ini dinilai terletak pada komunitas yang terbentuk di sekitarnya. Pihak penyelenggara fokus membangun ekosistem yang membuat orang merasa lebih terhubung dengan olahraga dan komunitasnya agar brand dapat tumbuh secara organik.
"Sebagai CMO, fokus saya adalah membangun Metro bukan hanya sebagai toko, tetapi sebagai ecosystem brand untuk racket sports. Produk tetap penting, tetapi cara orang mengalami produk itu jauh lebih penting. Kalau kita bisa membuat orang merasa lebih connected with sport, dengan gear, dan dengan komunitasnya, maka brand akan tumbuh dengan cara yang lebih kuat dan organic," jelasnya.
Suasana interaksi sosial dalam acara ini didukung melalui sesi hospitality, area bersantai, hingga hiburan musik. Kombinasi tersebut membuat tenis menjadi lebih inklusif dan mudah dinikmati oleh generasi muda urban yang baru mulai mengenal olahraga ini.