Micah Richards Nilai Vincent Kompany Sempurna Gantikan Pep Guardiola

Micah Richards Nilai Vincent Kompany Sempurna Gantikan Pep Guardiola

Kursi kepelatihan Manchester City mulai memicu spekulasi menjelang kepergian Pep Guardiola pada akhir musim ini. Seperti dilansir dari Detik Sport, manajer asal Catalunya tersebut memilih untuk beristirahat dan menepi sejenak dari dunia sepak bola setelah menorehkan kesuksesan selama 10 tahun.

Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan juara bertahan Liga Inggris tersebut, termasuk Enzo Maresca yang saat ini berstatus tanpa klub setelah dilepas Chelsea. Kedekatan Maresca dengan Manchester City dinilai menjadi nilai plus karena ia pernah menjabat sebagai asisten Guardiola.

Meski Maresca dipandang sebagai opsi yang sangat realistis, mantan bek Manchester City Micah Richards justru memiliki pandangan berbeda. Richards meyakini bahwa Vincent Kompany merupakan sosok yang jauh lebih ideal untuk memimpin skuad The Citizens berikutnya.

Kompany dinilai memiliki keunggulan besar karena memahami kultur internal klub setelah menghabiskan waktu selama 11 tahun sebagai pemain dan kapten tim. Selain itu, pria asal Belgia tersebut juga tengah menikmati tren positif dalam karier manajerialnya bersama Bayern Munich.

Richards menegaskan bahwa faktor kedekatan emosional dengan pendukung klub menjadi modal krusial bagi siapapun yang akan meneruskan tongkat estafet dari Guardiola.

"Saya merasa seperti, siapapun yang mengambil alih dari Pep bakal harus dimulai dari sosok yang dicintai oleh para suporter," ungkap Micah Richards kepada BBC.

Menurutnya, tekanan besar yang dihadapi pelatih baru saat menggantikan manajer legendaris sering kali berujung pada kegagalan jika tidak mendapat dukungan penuh dari tribune penonton.

"David Moyes tak mendapatkan perasaan itu ketika menggantikan Fergie di United, dan tidak juga Unai Emery saat menggantikan Arsene Wenger di Arsenal," kata Richards.

Richards menambahkan bahwa ikatan batin dengan suporter akan memberikan waktu bagi seorang manajer baru ketika tim mengalami fase sulit di pertengahan kompetisi.

"Apa yang terjadi pada keduanya menunjukkan kalau Anda butuh cinta saat mengambil alih dari seorang legenda. Sebab itu memberi Anda waktu ketika terjadi kesalahan di pertengahan jalan," tutur Richards.

Rekam jejak Kompany yang menerapkan filosofi permainan menyerang juga dipandang akan mempermudah adaptasi dengan ekspektasi publik Etihad Stadium.

"Vinnie memenuhi syarat itu, pastinya, dan dia juga memainkan sepakbola menyerang yang akan diterima para suporter City. Maresca itu manajer yang sangat bagus, tapi saya merasa Vinnie akan sempurna. Sungguh," ujar Richards.

Artikel terkait

Rekomendasi