Winger tim nasional Prancis dan Bayern Muenchen, Michael Olise, memicu kontroversi luas di media sosial setelah mengabaikan Cristiano Ronaldo dan mengaku tidak tahu pemain terbaik Brasil dalam wawancara interaktif pada 24 Mei 2026 jelang Piala Dunia 2026.
Kontroversi ini bermula saat saluran Instagram FCBayernESports mengunggah video tantangan memilih pemain terbaik dari enam negara peserta. Saat diminta menentukan sosok pemain terbaik di skuad Portugal saat ini, Olise secara mengejutkan tidak memilih sang kapten legendaris.
"Let me say… Bruno," ujar Michael Olise, Winger Timnas Prancis.
Pilihan Olise jatuh kepada gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, yang mencatatkan performa impresif sepanjang musim ini dengan torehan 9 gol dan 21 assist di Liga Inggris. Keputusan tersebut langsung memicu reaksi keras dari para penggemar Cristiano Ronaldo di media sosial, mengingat penyerang Al Nassr itu tetap tampil tajam dengan koleksi 30 gol di Liga Arab Saudi.
Selain perdebatan mengenai timnas Portugal, pemain berusia 24 tahun itu juga memicu kemarahan publik sepak bola Brasil karena tidak menyebut satu pun nama pemain dari negara pemilik lima gelar juara dunia tersebut ketika ditanya.
"Saya tidak tahu," kata Michael Olise, Winger Timnas Prancis.
Jawaban singkat itu membuat video interaksinya viral hingga disaksikan lebih dari 15 juta kali dan memicu belasan ribu komentar kecaman dari para pendukung Selecao yang menilai sikap Olise tidak menghormati talenta besar negara mereka.
"Neymar mungkin tidak ada artinya baginya," tulis Komentator, Penggemar Brasil.
Komentar tersebut menjadi salah satu bentuk kekecewaan publik sepak bola Brasil di media sosial atas respons dari sang pemain Bayern Muenchen.
"Anda akan tahu siapa pemain nomor satu Brasil saat Piala Dunia tiba," tulis Komentator Lain, Penggemar Brasil.
Di luar kontroversi tersebut, Olise tetap memilih rekan setimnya di Bayern Muenchen, Harry Kane untuk Inggris dan Joshua Kimmich untuk Jerman, serta Lamine Yamal untuk Spanyol dan Lionel Messi untuk Argentina.
Dilansir dari vietnam.vn, bolasport.com, dan worldsoccertalk.com, Michael Olise baru saja menjalani musim gemilang bersama Bayern Muenchen dengan mencetak 22 gol dan 31 assist di semua kompetisi, serta membawa klubnya meraih tiga gelar domestik. Performa impresif itu membuatnya masuk ke dalam 26 pemain skuad Prancis asuhan Didier Deschamps untuk Piala Dunia 2026, di mana Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Norwegia, dan Irak.
Sebelum bersinar bersama timnas Prancis, Olise ternyata sempat menjadi incaran tim nasional Nigeria. Mantan pelatih Nigeria dan mantan pemain Bayern, Gernot Rohr, mengungkapkan bahwa dirinya bersama asistennya sempat memantau langsung Olise pada tahun 2019 dan mencoba mengundangnya bergabung.
"In 2019, I saw Olise and I had a look at him with my assistant. We went to watch a match and we tried to invite him but he did not want to join us at the time," deklarasi Gernot Rohr, Mantan Pelatih Nigeria.
Saat itu, Olise memenuhi syarat untuk membela lima negara berbeda, yaitu Inggris (tempat lahir), Prancis (kewarganegaraan ibunya), Nigeria (asal ayahnya), serta Aljazair dan Haiti (dari garis keturunan ibunya). Memiliki banyak pilihan, terutama dari dua kekuatan besar Eropa, dinilai memperkecil peluang Nigeria untuk mendapatkannya.
"Because I think he already knew he can have a big future in a European team and can play for several countries of course. Six or seven years ago when we saw him, he was already so strong. Unfortunately he refused to play for Nigeria," sesal Gernot Rohr, Mantan Pelatih Nigeria.
Kini, dilansir dari laporan Bavarian Football Works, Olise yang sempat dianggap sebagai salah satu kandidat kuat Ballon d'Or setelah musim yang luar biasa bersama Bayern Munich, bersiap menjadi nama besar yang patut diwaspadai dalam turnamen mayor musim panas ini bersama tim nasional Prancis.