Vokalis utama grup band legendaris The Rolling Stones, Mick Jagger, bersiap untuk kembali menampilkan kemampuan seni perannya dalam waktu dekat. Musisi senior ini dikabarkan terlibat dalam proyek layar lebar terbaru yang mengusung genre gotik.
Dilansir dari Medcom, pria berusia 82 tahun tersebut akan membintangi film bertajuk Three Incestuous Sisters. Sinema ini merupakan adaptasi dari novel gotik bergambar karya seorang penulis asal Amerika Serikat bernama Audrey Niffenegger.
Dalam proyek teranyar ini, Mick Jagger beradu akting dengan sejumlah bintang papan atas Hollywood. Nama-nama besar seperti Dakota Johnson, Josh O’Connor, Saoirse Ronan, Jessie Buckley, hingga aktris senior Isabella Rossellini dipastikan ikut ambil bagian.
Laporan dari sejumlah media lokal Italia menyebutkan bahwa pelantun tembang lawas tersebut telah mendarat menggunakan helikopter di Stromboli. Pulau vulkanik yang terletak di lepas pantai Sisilia itu dipilih sebagai lokasi utama pengambilan gambar sinema gotik ini.
Three Incestuous Sisters menjadi momentum penting bagi sang sutradara, Alice Rohrwacher. Proyek ini merupakan film panjang perdana garapannya yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris di sepanjang dialog antar-karakter.
Alice Rohrwacher sendiri memiliki rekam jejak yang impresif di industri sinema global. Sutradara asal Italia tersebut tercatat pernah memenangkan dua penghargaan bergengsi dalam ajang Festival Film Cannes lewat karya terdahulunya, The Wonders pada 2014 dan Happy as Lazzaro pada 2018.
Detail Karakter dan Alur Cerita
Kisah dalam sinema ini berpusat pada kehidupan tiga orang saudara perempuan yang tinggal di sebuah wilayah terisolasi. Kehidupan mereka yang tenang kemudian mulai terusik sejak kehadiran seorang anak laki-laki dari seorang penjaga mercusuar.
Meski detail alur cerita lainnya masih disimpan rapat, beberapa media di Italia menduga kuat mengenai peran yang akan dimainkan oleh sang musisi. Mick Jagger disebut-sebut bakal memerankan sosok penjaga mercusuar tersebut, sementara karakter anaknya dimainkan oleh Josh O’Connor.
Proyek ini juga mempertemukan kembali Josh O'Connor dan Isabella Rossellini dengan sang sutradara. Keduanya sebelumnya sempat terlibat dalam film garapan Rohrwacher yang bertajuk La Chimera pada tahun 2023 lalu.
Rekam Jejak Mick Jagger di Dunia Perfilman
Keterlibatan Mick Jagger di depan kamera sebenarnya bukan hal baru bagi pria kelahiran Inggris ini. Ia tercatat mengawali debut aktingnya lewat film berjudul Performance pada tahun 1970 silam dengan memerankan karakter seorang bintang rock dekaden.
Setelah itu, sang musisi sempat berperan sebagai tentara bayaran dalam sinema fiksi ilmiah Freejack pada tahun 1992. Dirinya juga pernah tampil sebagai seorang drag queen dalam film Bent yang dirilis pada tahun 2015.
Karier aktingnya berlanjut lewat film The Man From Elysian Fields pada tahun 2001 dengan memerankan karakter seorang eksekutif bisnis. Terakhir, Mick Jagger bermain peran dalam sinema bertajuk The Burnt Orange Heresy pada tahun 2019 sebagai seorang kolektor seni tertutup.
Proyek Musik Terkini The Rolling Stones
Di samping kesibukan syuting, grup band The Rolling Stones yang digawangi Jagger juga baru saja mengumumkan rencana peluncuran album studio terbaru mereka yang diberi tajuk Foreign Tongues.
Album yang berisi total 14 lagu baru tersebut dijadwalkan rilis secara resmi pada tanggal 10 Juli mendatang di bawah naungan label Capitol Records. Sebagai langkah awal promosi, mereka telah melepas lagu utama berjudul In the Stars dan lagu pembuka Rough and Twisted.
Kehadiran karya musik terbaru ini hanya berjarak kurang dari tiga tahun semenjak grup musik ini merilis album Hackney Diamonds. Album terdahulu tersebut bahkan berhasil membawa pulang penghargaan dalam ajang bergengsi Grammy 2026.
Sisi Produksi dan Pendanaan Film
Proses pendanaan dan jalannya produksi untuk film Three Incestuous Sisters ini sepenuhnya berada di bawah naungan rumah produksi Indian Paintbrush. Alice Rohrwacher juga turut mengambil peran ganda di balik layar sebagai salah satu produser.
Selain sang sutradara, aktris Dakota Johnson bersama dengan Ro Donnelly bertindak sebagai produser mewakili rumah produksi TeaTime Pictures milik Johnson. Mereka bekerja sama dengan Steven Rales yang mewakili pihak Indian Paintbrush.
Untuk kelancaran operasional di wilayah Italia, posisi produser eksekutif dipegang oleh perusahaan lokal bernama Fandango. Pengambilan gambar utama untuk proyek film ini sudah dimulai sejak bulan April lalu dengan estimasi waktu syuting selama sepuluh minggu di kawasan Stromboli dan kota Roma.