Mitch Johnson Raih Posisi Ketiga Pelatih Terbaik NBA 2025-2026

Mitch Johnson Raih Posisi Ketiga Pelatih Terbaik NBA 2025-2026

Pelatih kepala San Antonio Spurs Mitch Johnson berhasil menempati peringkat ketiga dalam pemungutan suara penghargaan Pelatih Terbaik NBA musim 2025-2026 yang diumumkan pada Selasa malam, 26 Mei 2026.

Pengumuman tersebut dirilis oleh pihak NBA menjelang pertandingan kelima babak Final Wilayah Barat, di mana San Antonio Spurs saat ini sedang bermain imbang melawan Oklahoma City Thunder. Penghargaan tertinggi sendiri resmi jatuh kepada pelatih Boston Celtics, Joe Mazzulla, sementara posisi kedua ditempati oleh juru taktik Detroit Pistons, J.B. Bickerstaff.

Mitch Johnson menjadi satu-satunya pelatih selain Joe Mazzulla dan J.B. Bickerstaff yang berhasil mendapatkan suara tempat pertama, dengan mengantongi sembilan suara. Pencapaian ini diraih pada musim penuh pertamanya memimpin San Antonio Spurs setelah menggantikan pelatih legendaris Gregg Popovich yang mengalami stroke pada musim lalu.

Di bawah arahan Mitch Johnson, San Antonio Spurs tampil melampaui ekspektasi pramusim dengan mencatatkan 62 kemenangan di musim reguler, sekaligus menjadi rekor terbaik kedua di NBA. Strategi yang diterapkan oleh Johnson dan jajaran stafnya juga dinilai sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dalam seri Final Wilayah Barat melawan Oklahoma City Thunder.

"Sometimes you have to adjust or react to something that they're doing, especially at a high rate, if it's going well for them," kata Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs kepada si.com.

Mitch Johnson menambahkan bahwa lawannya merupakan juara bertahan dan dipimpin oleh pelatih hebat seperti Mark Daigneault. Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya menghabiskan waktu 24 jam untuk terus berpikir dan berusaha menjadi lebih baik jika tidak sedang tidur.

"Obviously this team is the defending champs, and Mark [Daigneault]'s a hell of a coach, so there's quite a bit that goes into it. I think there was a 24 hour stretch where if I wasn't sleeping, I was doing something, trying to be better, or I was in the game. So yeah, selfishly it's a lot of fun," ujar Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs.

Keberhasilan San Antonio Spurs tersebut juga mendapat pujian dari legenda Los Angeles Lakers, Magic Johnson, melalui akun Twitter miliknya setelah pertandingan keempat.

"The San Antonio Spurs were outstanding on defense tonight, holding NBA MVP Shai Gilgeous-Alexander to 19 points in their victory over the Oklahoma City Thunder," tulis Magic Johnson, Legenda Los Angeles Lakers.

Magic Johnson juga memuji penampilan dominan Victor Wembanyama yang mencetak 33 poin serta kepemimpinannya di lapangan. Dia memberikan apresiasi tinggi kepada Mitch Johnson atas rencana permainan dan penyesuaian besar yang dilakukan dari pertandingan ketiga menuju pertandingan keempat.

"Victor Wembanyama dominated the game with 33 points, but what really impressed me was his leadership and how he communicated with his teammates throughout the entire game," kata Magic Johnson, Legenda Los Angeles Lakers.

Melalui unggahan tersebut, mantan juara NBA lima kali itu menyatakan tidak sabar untuk menyaksikan pertandingan kelima yang berlangsung pada hari Selasa.

"I also have to show some love and credit to Spurs’ Head Coach Mitch Johnson, who had a great game plan and made major adjustments from Game 3 to Game 4. The Series is now tied 2-2 and I can’t wait for Game 5 on Tuesday!" ucap Magic Johnson, Legenda Los Angeles Lakers.

Selain memberikan pujian, Magic Johnson turut membagikan fakta menarik bahwa dirinya pernah bertanding melawan ayah Mitch Johnson, yaitu bintang Seattle SuperSonics John Johnson, pada Final Wilayah Barat tahun 1980.

"Oh, and a fun fact - I played against Mitch Johnson’s dad, Seattle SuperSonics superstar John Johnson in the Western Conference Finals back in 1980!" tulis Magic Johnson, Legenda Los Angeles Lakers.

Mitch Johnson, yang lahir pada tahun 1986 setelah ayahnya pensiun dari dunia basket, mengenang kembali kisah-kisah pertandingan masa lalu yang sering diceritakan oleh mendiang ayahnya.

"There's a lot of stories that I got, unfortunately, over and over and over again," kata Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs sambil tersenyum.

Johnson menutup keterangannya dengan menyebutkan beberapa nama besar di NBA yang pernah dihadapi oleh ayahnya semasa bermain dahulu.

"I was born in 86' and my dad was done, so that's all he had, was stories. So I got quite a few of them, he played against obviously guys like Magic, Oscar Robertson, whoever it was, Larry Bird, quite a bit," ujar Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs.

Artikel terkait

Rekomendasi