AS Monaco dilaporkan telah memutuskan untuk mengaktifkan klausul pembelian permanen bagi penyerang sayap Ansu Fati dari FC Barcelona pada Rabu, 6 Mei 2026. Keputusan ini diambil setelah pemain asal Spanyol tersebut menunjukkan performa gemilang selama masa peminjaman di kompetisi Ligue 1 musim ini.
Klub asal Prancis tersebut akan membayar biaya sebesar 11 juta euro untuk mengamankan jasa pemain berusia 23 tahun itu secara penuh. Melansir laporan Fabrizio Romano melalui Sports Yahoo, Barcelona tetap akan memiliki persentase keuntungan dari nilai penjualan pemain kelahiran Bissau tersebut di masa depan.
Kebangkitan Fati di bawah asuhan pelatih Sébastien Pocognoli menjadi faktor kunci kepindahan ini setelah sempat mengalami masa sulit saat dipinjamkan ke Brighton & Hove Albion. Sejauh ini, Fati telah mencetak 11 gol dari 28 penampilan di semua kompetisi, dengan 10 gol di antaranya tercipta di liga domestik.
Data statistik menunjukkan efektivitas Fati yang mampu mencetak gol setiap 104 menit sekali. Nilai pasarnya pun melonjak signifikan dari 5 juta euro menjadi 15 juta euro sejak Januari 2026 seiring pulihnya kondisi fisik dan ketajamannya di depan gawang lawan.
Meskipun performanya meningkat, manajemen olahraga Barcelona yang terdiri dari Deco, Bojan Krkic, Joao Amaral, dan pelatih Hansi Flick tetap pada pendirian untuk melepasnya. Melansir SPORT melalui Barca Universal, pihak klub sepakat bahwa Fati tidak lagi memenuhi standar level yang dibutuhkan untuk masuk dalam proyek jangka panjang di Camp Nou.
Kekhawatiran Barcelona berpusat pada masalah kebugaran sang pemain yang sempat menepi akibat cedera otot pada Desember hingga Februari lalu. Selain itu, beban gaji kotor Fati yang cukup tinggi menjadi alasan finansial bagi klub asal Catalan tersebut untuk memprioritaskan penjualan permanen sebelum kontraknya berakhir pada 2028.
Barcelona saat ini lebih fokus pada upaya mengamankan gelar juara liga dan melihat pelepasan Fati sebagai solusi paling realistis di bursa transfer mendatang. Jika kesepakatan dengan Monaco tidak terealisasi, Barca tetap akan mencari klub baru bagi pemain lulusan La Masia tersebut demi menyeimbangkan struktur gaji tim.