Monza bersiap menjamu Juve Stabia dalam pertandingan leg kedua semifinal playoff Serie B di Stadion U-Power pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 20.00 waktu setempat guna memperebutkan tiket menuju babak final. Pertandingan penentu ini digelar setelah kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2 pada laga leg pertama di Stadion Menti.
Hasil imbang pada laga sebelumnya membuat Monza berada di posisi yang menguntungkan karena mereka hanya membutuhkan hasil seri untuk melaju ke babak final berkat keunggulan posisi klasemen liga. Sebaliknya, Juve Stabia yang dilatih oleh Abate wajib memenangkan pertandingan di markas Monza demi mengamankan tempat di partai puncak.
Pelatih Monza, Paolo Bianco, menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain aman demi mengejar hasil imbang dalam pertandingan krusial ini.
"We have an advantage, but in the first leg we lost it by half an hour: it's better not to make calculations. They will come here to win, they have shown they have great quality. And precisely for this reason we too must aim for victory, but without being obsessed. I often tell the team that each of us has hypothetical realities, that is, to go up or not to go up in Serie AYou have to choose which one to catch," tegas Paolo Bianco, Pelatih Monza.
Bianco kemudian memberikan tanggapan mengenai lini pertahanan skuatnya yang dinilai rapuh menyusul catatan kebobolan dalam beberapa laga terakhir.
"More than anything, we conceded goals with almost every shot. As for the rest, between Empoli and Juve Stabia, I don't remember any saves from Thiam. There are moments in the season when things go one way, others another. But the team is always the same. In the league, it was at Castellammare that we played the match with the most misplaced passes of the entire year, so obviously that pitch creates quite a few problems for us," ujar Paolo Bianco, Pelatih Monza.
Juru taktik berusia 48 tahun tersebut juga mengklarifikasi insiden kontroversial yang melibatkan Delli Carri pascapertandingan di Castellammare.
"For me the gesture of Delli Carri (no disciplinary action against him, ed.) wasn't directed at Juve Stabia fans. It was a way of saying the team has what it takes. He certainly could have avoided it and expressed himself differently. I'm sorry about the confrontation with sporting director Lovisa's father; he made inappropriate comments towards me, even if he didn't mean to offend me. They then chose to edit the video; if they hadn't, perhaps the incident would have been less talked about," kata Paolo Bianco, Pelatih Monza.
Pertandingan leg pertama sebelumnya berlangsung sengit di mana Monza sempat tertinggal 2-0 terlebih dahulu lewat gol mantan pemain Monza, Mosti pada menit ke-57 dan gol Okoro pada menit ke-68. Skuat asuhan Bianco kemudian bangkit melalui gol dari Carboni pada menit ke-74 sebelum akhirnya Delli Carri menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-89 memanfaatkan situasi bola mati.
Untuk laga leg kedua ini, wasit Serie A Maurizio Mariani telah ditunjuk sebagai pengadil lapangan. Monza dipastikan tampil dengan kekuatan penuh kecuali Keita yang harus absen, sementara lini depan kemungkinan besar diisi oleh Hernani, Caso, dan Petagna untuk membongkar pertahanan lawan.
Terkait urusan tiket, manajemen AC Monza mengumumkan penjualan tiket tribune tim tamu seharga 10 euro dengan biaya layanan 2 euro melalui platform resmi Vivaticket hingga Senin pukul 19.00 waktu setempat. Berdasarkan keputusan ONMS, warga yang berdomisili di wilayah Campania hanya diperbolehkan membeli tiket jika memiliki kartu loyalitas (fidelity card) Juve Stabia.