Film adaptasi gim Mortal Kombat 2 berhasil meraup pendapatan sebesar 5,2 juta dolar AS atau sekitar Rp90,3 miliar dalam sesi pratinjau di Amerika Utara pada Kamis, 7 Mei 2026. Capaian awal ini memperkuat posisi film tersebut dalam persaingan pasar global melawan The Super Mario Galaxy Movie.
Dilansir dari Suara, pendapatan pratinjau tersebut menjadi indikator positif mengingat ekspektasi tinggi terhadap sekuel pertarungan legendaris ini. Berdasarkan data Variety, Mortal Kombat 2 diproyeksikan meraih pendapatan debut sebesar 40 juta hingga 45 juta dolar AS dari 3.400 bioskop di Amerika Utara.
Meskipun pihak studio menetapkan perkiraan yang lebih rendah pada angka 35 juta dolar AS, angka pratinjau menunjukkan tren yang lebih menjanjikan. Persaingan di puncak box office diprediksi sengit karena film ini harus menghadapi The Devil Wears Prada 2 dari Disney yang memasuki pekan kedua.
Produksi film ini memakan biaya sekitar 80 juta dolar AS, sehingga memikul beban besar untuk melampaui performa sekuel pertamanya yang tayang saat masa pandemi. Sutradara Simon McQuoid kembali mengarahkan proyek ini dengan memperkenalkan aktor Karl Urban sebagai karakter ikonik Johnny Cage.
Terkait kualitas film, ulasan dari para kritikus saat ini masih terbagi secara merata. Skor pada situs Metacritic menunjukkan angka 50, yang mencerminkan adanya perbedaan pandangan terhadap arah narasi dan eksekusi visual dalam film tersebut.
"besar dan keras" ujar IGN.
Media tersebut memberikan penilaian positif terhadap sajian aksi laga yang ditampilkan dalam sekuel terbaru ini. Sebaliknya, beberapa pihak memberikan kritik tajam mengenai kedalaman emosional dan penyajian cerita dalam film produksi Warner Bros. ini.
"kekacauan murahan tanpa jiwa" kata The AV Club.
Meski menuai kritik, Warner Bros. tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan waralaba ini. Hal ini dibuktikan dengan pemberian lampu hijau untuk penggarapan film ketiga Mortal Kombat di masa mendatang.
Peta persaingan box office saat ini juga masih diramaikan oleh film biografi Michael Jackson berjudul Michael dan film konser Billie Eilish. Tren ini mempertegas bahwa adaptasi video game telah menjadi pemain utama di industri perfilman global saat ini.