Pelatih José Mourinho membidik gelandang Manchester City, Rodri Hernandez, sebagai rekrutan utama untuk memimpin lini tengah Real Madrid dalam rencana kepulangannya ke Santiago Bernabeu menjelang musim depan.
Langkah transfer ini mencuat di tengah krisis olahraga yang dihadapi Real Madrid setelah kehilangan metronom permainan seperti Luka Modric dan Toni Kroos. Manajemen Los Blancos dilaporkan memberikan kekuasaan penuh kepada Mourinho untuk membangun kembali karakter tim, dengan keputusan akhir transfer berada di bawah evaluasi sang pelatih asal Portugal tersebut.
Proses negosiasi ini berpotensi berjalan lebih mudah seiring dengan rencana kepergian manajer Pep Guardiola dari Etihad Stadium pada akhir musim ini. Masa depan Rodri di Manchester City kini memasuki fase krusial karena sang pemain dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk kembali ke Spanyol, meskipun klub Inggris tersebut masih berupaya memperpanjang kontraknya yang berjalan hingga 2027.
Kondisi fisik Rodri yang baru pulih dari cedera panjang sempat membuat beberapa klub peminat mundur, namun Real Madrid menyatakan siap mengantisipasi proses pemulihan medis tersebut. Selain Rodri, nama Bernardo Silva dan Enzo Fernandez juga masuk dalam daftar target yang diajukan oleh Mourinho kepada Presiden Florentino Pérez.
Jurnalis Antón Meana dalam program El Larguero di Cadena SER menjelaskan posisi klub raksasa Spanyol tersebut dalam perburuan sang gelandang.
"Rodri es una operación que le aparece al Real Madrid en el mercado y el club tiene que saber si el nuevo entrenador quiere que afronten su fichaje como club", kata Antón Meana, jurnalis Cadena SER.
Menanggapi situasi tersebut, jurnalis Manu Carreño menambahkan informasi mengenai ketertarikan pribadi dari sang peraih Balón de Oro untuk berseragam El Real.
"La salida de Guardiola también podría ser un motivo añadido más, porque recordemos que la última vez que estuvo aquí con nosotros dijo eso de a quién no le gustaría jugar en el Real Madrid. Todos sabemos que es uno de los deseos de Rodri", ujar Manu Carreño, jurnalis Cadena SER.
Di sisi lain, jurnalis Antonio Romero menyoroti tantangan finansial yang harus dihadapi oleh manajemen Real Madrid untuk menebus sang pemain dari pihak Manchester City.
"Yo creo que cualquier entrenador en el mundo con dos dedos de frente querría reforzar su centro del campo con Rodri y me imagino que Mourinho no será diferente, ¿no? Pero yo creo que es una operación que va un poquito al margen de quién pueda ser el entrenador de la próxima temporada, que va a ser Mourinho. Otra cosa es que económicamente el City acceda a la pasta que el Madrid le pueda poner encima de la mesa", kata Antonio Romero, jurnalis Cadena SER.
Rencana perekrutan ini dinilai sangat cocok untuk mengisi kebutuhan taktis lini tengah, sekaligus meningkatkan representasi pemain lokal Spanyol di dalam skuad Los Merengues.
"Claro que me gustaría. Cuando me preguntan por la solución en el centro del campo, solo doy dos nombres: Rodri o Vitinha. El resto ya me parecen de segunda línea de playa. Estos dos serían los únicos que harían que el centro del campo recuperase la aguja del compás y el sentido táctico que había cuando estaban Kroos o Modric en el campo", kata Tomás Roncero, jurnalis olahraga.
Tomás Roncero juga menilai bahwa profil Rodri sangat ideal untuk menjadi peluncur serangan vertikal dalam formasi ganda bersama Aurélien Tchouaméni, menyerupai kombinasi Xabi Alonso dan Sami Khedira pada periode pertama kepelatihan Mourinho di Madrid.
Florentino Pérez sendiri memilih untuk tetap bungkam dan menunda pengumuman resmi terkait perombakan skuad ini hingga seluruh proses pemilihan internal klub selesai pada 23 June 2026.