Debut mengesankan dicatatkan oleh pebalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, dalam ajang Moto3 Junior World Championship 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol. Seperti diberitakan oleh Suara, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) tersebut sukses mengamankan podium ketiga pada balapan yang digelar Minggu, 24 Mei 2026.
Perjuangan berat harus dilalui Ramadhipa karena ia wajib konsisten bersaing di tengah suhu lintasan ekstrem. Hasil impresif ini langsung menempatkan dirinya di peringkat kedua klasemen sementara dengan total perolehan sebanyak 26 poin.
Ramadhipa yang bernaung di bawah Honda Asia-Dream Racing Junior Team mengawali jalannya balapan dari posisi ketiga. Pada balapan pertama, suhu lintasan yang dihadapi para pebalap mencapai 40 derajat Celcius.
Remaja berusia 16 tahun asal Sleman ini terlibat aksi saling susul yang sengit di barisan depan. Ramadhipa sejatinya menyentuh garis finis pada urutan kelima, namun sanksi penalti yang diterima pebalap lain membuatnya naik ke peringkat ketiga.
Tantangan semakin berat memasuki balapan kedua ketika suhu aspal melonjak hingga mendekati 50 derajat Celcius. Meski demikian, stamina dan konsentrasi Ramadhipa tetap terjaga hingga mampu mengakhiri lomba di posisi keenam. Raihan ini menjadi rekor debut terbaik yang pernah dicapai oleh pebalap asal Indonesia pada ajang dunia tersebut.
”Kami menutup akhir pekan pertama MotoJunior ini dengan hasil positif. Meski sempat kesulitan di awal, tetapi kami mampu berkembang langkah demi langkah di setiap sesi. Untungnya kami berhasil mendapatkan hasil kualifikasi yang sangat baik sehingga lebih mudah menjalani balapan dari barisan depan,” ujar Ramadhipa.
Pebalap muda ini juga mengaku bahwa hasil maksimal di Spanyol membuat motivasinya berlipat ganda menjelang seri berikutnya di Portugal.
”Pada Race 1 saya mencoba menjaga ban semaksimal mungkin karena ini adalah balapan Moto3 pertama. Saya membuat sedikit kesalahan di lap terakhir, tetapi akhirnya beruntung bisa meraih podium. Pada Race 2 saya kembali bertarung untuk kemenangan, jadi ada banyak hal positif yang bisa kami ambil dari akhir pekan ini. Saya yakin kami bergerak ke arah yang tepat dan akan kembali lebih kuat di Estoril,” lanjutnya.
Apresiasi besar datang dari General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, yang menilai capaian ini sebagai buah manis dari program pembinaan olahraga balap yang terstruktur.
”Hasil yang bagus bagi Ramadhipa pada debutnya di Moto3 Junior World Championship. Hasil ini menunjukkan bahwa proses pembinaan balap berjenjang yang dijalankan Astra Honda mampu mengantarkan pebalap muda Indonesia bersaing di level internasional. Semoga penampilannya semakin melesat di putaran berikutnya dan menjadi inspirasi bagi anak Indonesia,” tutur Andy.