Pertandingan FIFA Matchday yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipimpin oleh wasit asal Singapura, Muhammad Taqi. Laga tersebut berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026 malam.
Sosok pengadil lapangan ini sebenarnya sudah cukup familiar bagi para pencinta sepak bola di tanah air. Dikutip dari Suara, Muhammad Taqi tercatat pernah memimpin tiga pertandingan dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Pria yang lahir pada 25 Oktober 1986 ini telah mengantongi lisensi wasit FIFA sejak tahun 2012. Sejak saat itu, karier profesionalnya di dunia sepak bola terus meningkat pesat.
Muhammad Taqi memulai perjalanannya di dunia perwasitan sejak usia muda dengan mengikuti kursus wasit pada umur 15 tahun. Ia kemudian melakoni debut profesionalnya pada tahun 2006 di kompetisi domestik Singapura.
Setelah itu, ia rutin dipercaya untuk memimpin jalannya pertandingan di Singapore Premier League. Tidak hanya di level domestik, Taqi juga melebarkan sayapnya ke sejumlah liga internasional termasuk di China, India, hingga Indonesia.
Namanya mulai dikenal luas di kancah internasional setelah tampil di berbagai turnamen besar. Ia tercatat pernah mengawal pertandingan di ajang Piala Asia, AFC Champions League, hingga Piala Dunia kelompok umur.
Puncak kariernya terjadi saat ia dipercaya menjadi Video Assistant Referee (VAR) pada ajang bergengsi Piala Dunia 2022. Sepanjang kariernya, ia telah memimpin ratusan pertandingan dan meraih penghargaan seperti Wasit Terbaik S.League 2014 dan Wasit Terbaik AFF 2017.
Kiprah di BRI Super League
Di kompetisi BRI Super League, Muhammad Taqi memiliki rekam jejak memimpin beberapa pertandingan penting. Salah satunya adalah laga sengit antara Bali United melawan Borneo FC pada pekan ke-32.
Selain pertandingan tersebut, ia juga dipercaya untuk mengawal jalannya laga antara PSIM menghadapi Persik pada pekan ke-11. Pertandingan lain yang dipimpinnya di Indonesia adalah laga antara Bhayangkara melawan Persijap.
Dari total tiga pertandingan yang dipimpinnya dalam kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut, Muhammad Taqi tercatat bersikap tegas. Ia telah mengeluarkan sebanyak 16 kartu kuning bagi para pemain.