Mulyana Pamerkan Instalasi Gurita Raksasa The Mogus di Art Jakarta Gardens

Mulyana Pamerkan Instalasi Gurita Raksasa The Mogus di Art Jakarta Gardens

Gelaran Art Jakarta Gardens 2026 dimeriahkan dengan kehadiran instalasi seni unik berupa gurita raksasa berwarna ungu dan kuning. Karya ikonik ini merupakan ciptaan seniman Mulyana, atau yang akrab disapa Mang Moel, yang terpajang di Hutan Kota by Plataran.

Dilansir dari Detikcom, karya berjudul Tentacles of Wealth ini ditempatkan dalam booth Bibit.id dan Stockbit sebagai mitra utama pekan seni rupa tersebut. Pameran ini dijadwalkan berlangsung hingga 5 Mei 2026 di lokasi ruang terbuka hijau Jakarta.

Inspirasi pembuatan instalasi tersebut berasal dari keindahan bawah laut di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur. Figur The Mogus sendiri merupakan sosok gurita yang dikerjakan Mang Moel menggunakan teknik rajutan detail melalui kolaborasi dengan komunitas merajut.

Mang Moel menjelaskan bahwa kehadiran The Mogus bukan sekadar dekorasi, melainkan sebuah representasi dari dinamika kondisi perekonomian saat ini. Sosok gurita ini dianggap mampu menyuarakan pesan optimisme di tengah situasi yang penuh tantangan.

"Kalau melihat The Mogus, sosoknya gurita, adanya pas banget dengan kondisi perekonomian saat ini. Sekarang kan kita membaca adanya pesimisme ya, The Mogus hadir di saat yang tepat dan empati, sebagai resiliensi, ketahanan, dan adaptif yang cocok sekali," kata Mang Moel dikutip dari Detikcom pada Selasa (5/5/2026).

Proses kreatif pembuatan karya khusus untuk Art Jakarta Gardens ini memakan waktu selama tiga bulan. The Mogus, yang juga merupakan alter ego dari sang seniman, diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi setiap pengunjung yang datang melihatnya.

"Kalau aku, pengin share cerita tentang The Mogus yang jadi alterego aku. Aku tuh sering kagum sama dunia bawah laut, masih jadi misteri. Biar inget terus belajar dan bersyukur," tutur Mang Moel.

Filosofi Diversifikasi dalam Investasi

William, selaku Head of PR and Corporate Communication Bibit.id dan Stockbit, memberikan sudut pandang terkait korelasi antara karya seni ini dengan dunia investasi. Menurutnya, tentakel gurita yang berjumlah banyak menjadi simbol pentingnya diversifikasi aset.

"The Mogus lewat sosok gurita yang dapat mereproduksi dirinya sendiri saat tentakelnya putus mewakili semangat, ketahanan, dan keyakinan dalam berinvestasi. Apalagi, di tengah kondisi geopolitik yang dinamis seperti hari ini, kehilangan bukanlah akhir dari segalanya," ujar William.

Sifat alami gurita yang mampu melakukan regenerasi dianggap sejalan dengan sistem investasi yang bersifat autopoiesis atau mandiri. Kemampuan mereproduksi tentakel yang putus diibaratkan sebagai investasi yang terus bertumbuh guna membangun kekayaan masyarakat dalam jangka panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi