Klub sepak bola putri asal Korea Utara, Naegohyang Womens FC, berhasil mengamankan gelar juara Liga Champions Wanita Asia 2024. Prestasi tersebut diraih setelah mereka menumbangkan perwakilan Jepang, Tokyo Verdy Beleza, dalam laga final yang berlangsung di Seoul bulan lalu.
Seperti dikutip dari Suara, momen bersejarah ini menandai Naegohyang Womens FC sebagai klub pertama asal Korea Utara yang memenangi AFC Womens Champions League sejak turnamen tersebut resmi digulirkan pada tahun 2024.
Kemenangan tipis 1-0 dalam laga puncak dipastikan melalui gol tunggal yang dilesakkan oleh sang kapten tim, Kim. Berkat kontribusi besarnya sepanjang kompetisi, Kim juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut.
"Saya sangat terhormat meraih penghargaan ini," ujarnya.
Namun, Kim mengingatkan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh anggota tim.
"Ini bukan hanya milik saya, tetapi seluruh tim dan staf pelatih. Kami terus berjuang hingga akhir," katanya.
Keberhasilan merengkuh trofi tertinggi di Asia ini sekaligus mengantarkan Naegohyang Womens FC mengamankan tiket menuju kompetisi internasional mendatang, termasuk FIFA Womens Champions Cup dan Piala Dunia Antarklub Wanita 2028.
Sesaat setelah memastikan gelar juara, jajaran pemain mendapatkan apresiasi langsung dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, yang turun ke lapangan pertandingan untuk memberikan ucapan selamat.
Pertemuan tersebut diwarnai suasana emosional yang mendalam dari para pemain. Rekaman video menunjukkan sejumlah pemain tidak mampu membendung air mata, sementara beberapa lainnya tampak sangat emosional hingga melompat kegirangan saat bersalaman satu per satu dengan Kim Jong-un yang hadir sambil tersenyum.
Reaksi ekspresif yang diperlihatkan skuad Naegohyang Womens FC dinilai sebagai bentuk penghormatan tertinggi yang biasa ditunjukkan masyarakat kepada pemimpin negara di Korea Utara.
Laga final ini juga memuat nilai penting karena menjadi momen langka kembalinya tim olahraga Korea Utara bertanding di wilayah Korea Selatan setelah absen selama delapan tahun, di tengah situasi hubungan diplomatik kedua negara yang masih dinilai tegang.
Apresiasi atas pencapaian ini tidak hanya datang dari internal Korea Utara. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, turut menyampaikan ucapan selamat secara terbuka atas keberhasilan tim tersebut.
"Saya mengucapkan selamat yang tulus kepada para pemain," ujarnya.
Lee Jae Myung menambahkan bahwa dinamika dalam dunia sepak bola selalu menghadirkan cerita menarik, sekaligus memberikan pesan dukungan untuk melangkah ke fase berikutnya.
"Sepak bola selalu memberi kejutan, dan kami akan mendukung Anda dalam tantangan berikutnya."