Naomi Osaka Tekuk Iva Jovic dan Lolos ke 16 Besar Roland Garros

Naomi Osaka Tekuk Iva Jovic dan Lolos ke 16 Besar Roland Garros

Petenis Jepang Naomi Osaka sukses melangkah ke babak 16 besar turnamen Roland Garros untuk pertama kali dalam kariernya setelah menundukkan petenis remaja asal Amerika Serikat, Iva Jovic, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Unggulan ke-16 tersebut memenangi laga putaran ketiga yang berlangsung di Lapangan Suzanne-Lenglen melalui pertarungan sengit selama 2 jam 58 menit dengan skor akhir 7-6(5), 6-7(3), dan 6-4. Dilansir dari WTA Tennis, pencapaian ini sekaligus menandai debut pekan kedua bagi Osaka di turnamen Grand Slam yang tidak menggunakan lapangan keras sepanjang 12 tahun karier profesionalnya.

Mantan petenis nomor satu dunia itu mencatatkan 46 pemenang termasuk 12 aces untuk meredam perlawanan Jovic yang merupakan unggulan ke-17. Kemenangan ini menjadi raihan terbaik Osaka di lapangan tanah liat Paris setelah sebelumnya tidak pernah melangkah melampaui putaran ketiga dalam enam uji coba terdahulu.

Osaka yang mengenakan pakaian serba emas sempat memimpin satu set dan satu keunggulan patah servis sebelum Jovic merebut set kedua lewat tiebreak. Jovic yang berusia 18 tahun memberikan perlawanan agresif terhadap servis kedua Osaka hingga memaksa pertandingan berlanjut ke set penentu yang berjalan ketat sampai poin terakhir.

Kompetisi yang ditentukan oleh selisih tipis ini berakhir ketika pukulan backhand Jovic menyangkut di net pada momen poin penentu kemenangan bagi Osaka. Melalui hasil ini, Osaka tercatat sebagai tunggal putri Jepang pertama yang mencapai babak 16 besar Prancis Terbuka sejak Shinobu Asagoe pada tahun 2004 silam.

"She's an amazing player," ujar Naomi Osaka, mantan petenis nomor satu dunia saat diwawancarai di atas lapangan. "I'm sure we're going to see her very far in Grand Slams. Well, she already did ... but more."

Pertandingan marathon ini menyamai durasi laga terlama kedua di Roland Garros tahun ini yang juga dijalani oleh Magda Linette saat mengalahkan Tereza Valentova di putaran pertama. Servis Osaka bekerja optimal dengan mendaratkan 64 persen servis pertama dan memenangi 79 persen dari poin-poin tersebut untuk mengatasi tekanan agresif dari lawannya.

"When I was younger, I didn't have a good serve," ungkap Naomi Osaka, juara Grand Slam empat kali. "I was a little bit of a pusher. So it's something that I developed later on. I'm really glad that it was working. Against some players, you really need to put your serve in, and she was very aggressive on my second serve, so I definitely felt a lot of pressure."

Ketenangan menjadi faktor kunci bagi petenis berusia 28 tahun tersebut dalam mengamankan tiket ke babak berikutnya di tengah atmosfer turnamen besar yang penuh tekanan. Pada babak 16 besar nanti, Osaka dijadwalkan menghadapi pemenang antara unggulan utama Aryna Sabalenka melawan petenis Australia Daria Kasatkina.

"Honestly, today I was a lot calmer than my first few matches," kata Naomi Osaka, petenis unggulan ke-16. "In Slams, the further I get, the calmer I am because it's such a privilege to be here."

Artikel terkait

Rekomendasi