Naomi Osaka Tumbangkan Laura Siegemund di Babak Pertama French Open

Naomi Osaka Tumbangkan Laura Siegemund di Babak Pertama French Open

Petenis tunggal putri Jepang Naomi Osaka sukses menundukkan wakil Jerman Laura Siegemund lewat kemenangan dua set langsung 6-3, 7-6(3) pada pertandingan babak pertama turnamen Grand Slam French Open di Paris, Prancis, pada Selasa, 26 Mei 2026.

Mantan petenis nomor satu dunia tersebut langsung tampil agresif mengamankan set pembuka di bawah terik matahari Roland Garros, sebelum akhirnya bangkit dari ketertinggalan 5-3 pada set kedua untuk memenangi babak penentuan tiebreak.

Selain performa di lapangan, Reuters melaporkan bahwa Osaka menarik perhatian penonton saat memasuki Court Suzanne Lenglen dengan mengenakan rompi blus manik-manik dan jubah hitam panjang jaring sebelum membuka pakaian luar tersebut untuk menampilkan gaun tanding berwarna cokelat kekuningan dan emas.

"Honestly it's very couture," ujar Naomi Osaka dalam wawancara di lapangan mengenai pakaiannya.

Petenis berusia 28 tahun itu membandingkan penampilannya yang berkilau di bawah sinar matahari dengan salah satu ikon terkenal di kota Paris.

"Funnily enough, I feel like ... you know the Eiffel Tower at night when it's sparkly? I think I look like that a bit," kata Naomi Osaka.

Kondisi cuaca yang sangat panas di Paris pada siang hari itu sempat mengubah momentum pertandingan pada set kedua, di mana Siegemund yang tampil dengan pakaian lebih sederhana memberikan perlawanan ketat.

"I felt really nervous but for me, I haven't played on this court in a little while, so it's nice to get out here and play in front of everyone," tambah Naomi Osaka.

Guna menghadapi suhu tinggi selama pertandingan berlangsung, juara Grand Slam empat kali tersebut juga memberikan pesan bagi para penonton yang hadir di stadion.

"It's really hot so I hope everyone is drinking water," tutur Naomi Osaka.

Melalui unggahan di media sosial Instagram, Osaka menjelaskan bahwa gaun khususnya bermotif garis payet mengilat dari Nike tersebut dirancang oleh perancang busana Kevin Germanier yang menggunakan material daur ulang.

New York Times melaporkan bahwa kreasi mode tinggi ini melanjutkan tren busana dramatis Osaka di turnamen Grand Slam, seperti pakaian terinspirasi ubur-ubur karya Robert Wun di Australian Open serta busana bertema tribal di Indian Wells tahun ini.

"I feel like fashion, for me, I tell people, I don't talk a lot, so that way I can talk through my clothes. That means I can be as loud with colors or patterns or fabric as I want," kata Naomi Osaka dalam konferensi pers di French Open.

Osaka mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada mode di lapangan terinspirasi dari tradisi kejutan busana yang dahulu sering dilakukan oleh Serena dan Venus Williams.

"That's the fun part, you know. I feel like we lost that a little in tennis. I always tell people I grew up with Serena's and Venus' grand reveals. I literally can look at a picture and probably tell you what year that outfit came from," kata Naomi Osaka.

Keterlibatan langsung dengan tim kreatif dan para perancang adibusana diakui Osaka menjadi wadah berekspresi bagi kepribadiannya.

"I know there are some kids or some people that are similar to me that hopefully feel that same way about my outfits. But, yeah, I am a little dramatic when it comes to my fashion sense," ucap Naomi Osaka.

Setelah melepas jubah luar adibusananya, Osaka mengenakan penahan silau matahari Nike hitam polos untuk fokus mengejar target melewati babak ketiga French Open untuk pertama kali dalam kariernya sejak 2019.

Pada pertandingan babak kedua berikutnya, Naomi Osaka dijadwalkan menghadapi peraih medali perak Olimpiade Paris 2024, Donna Vekic, yang melaju setelah mengalahkan petenis tuan rumah Alice Tubello.

Artikel terkait

Rekomendasi