Kursi kepelatihan Napoli berpotensi mengalami perubahan besar menjelang akhir musim. Max Allegri kini masuk dalam daftar pendek manajemen Napoli untuk menggantikan posisi Antonio Conte.
Seperti dikutip dari Bola, direktur olahraga Napoli, Giovanni Manna, dilaporkan telah mengadakan makan malam dengan pelatih AC Milan tersebut untuk membahas peluang kerja sama.
Langkah ini diambil setelah Antonio Conte memberikan sinyal kuat bahwa dirinya akan meninggalkan klub setelah musim ini berakhir. Pihak klub bahkan disebut sudah menyiapkan acara perpisahan.
Sky Italia melaporkan bahwa sebuah acara barbeque telah disiapkan di tempat latihan sebagai acara perpisahan untuk Conte.
Meskipun Maurizio Sarri sempat menjadi kandidat utama, rumor mengenai merapatnya Allegri semakin meluas. Komunikasi antara kedua belah pihak sebenarnya sudah terjalin sejak musim panas lalu sebelum Conte memutuskan bertahan.
Napoli berusaha memanfaatkan ketegangan dan ketidakpastian yang sedang terjadi di internal AC Milan. Manajemen Partenopei bergerak cepat untuk meyakinkan Allegri agar bersedia pindah ke Stadio Diego Armando Maradona.
Menurut Corriere della Sera, Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengutus Giovanni Manna ke Milan untuk mengadakan pertemuan langsung dengan Allegri. Hubungan baik keduanya saat masih bekerja bersama di Juventus menjadi modal penting dalam negosiasi ini.
Penawaran yang diajukan oleh Napoli adalah kontrak berdurasi dua tahun. Nilai dan durasi ini sama persis dengan proposal yang pernah mereka sodorkan pada musim lalu.
Syarat Allegri dan Dominasi Kebijakan Klub
Di sisi lain, pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, sebenarnya masih ingin mempertahankan sang pelatih di San Siro. Namun, Allegri menuntut jaminan yang jelas mengenai kebijakan pasar transfer sebelum berkomitmen.
Allegri bahkan dilaporkan tidak bersedia lanjut berbakti di kubu San Siro jika Zlatan Ibrahimovic dan Giorgio Furlani terus mendominasi kebijakan strategi klub.
Sepanjang karier kepelatihannya, Allegri memiliki rekam jejak mentereng dengan mengoleksi enam trofi Serie A. Satu gelar diraih bersama Milan, sementara lima lainnya didapatkan secara beruntun saat menukangi Juventus. Ia juga tercatat empat kali meraih penghargaan Pelatih Terbaik Serie A.