Negara Asia Tenggara Sepakati Deklarasi Bali Perkuat Sektor Olahraga

Negara Asia Tenggara Sepakati Deklarasi Bali Perkuat Sektor Olahraga

Pertemuan tingkat tinggi SouthEast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) 2026 resmi menetapkan Deklarasi Bali sebagai landasan baru pengembangan kepemudaan dan olahraga di kawasan Asia Tenggara. Forum yang berlangsung di Bali tersebut ditutup secara resmi pada Kamis (7/5/2026) dengan kesepakatan dari 11 negara peserta, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Enam poin krusial dalam Deklarasi Bali disepakati oleh seluruh delegasi guna memperkuat posisi tawar kawasan di tingkat global. Salah satu fokus utama adalah standardisasi penyelenggaraan SEA Games agar setara dengan ajang olahraga internasional kelas dunia.

Menteri Olahraga Filipina Patrick Gregorio memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif transformasi ekosistem olahraga yang dicanangkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir. Gregorio menilai sektor ini memiliki potensi besar sebagai penggerak roda ekonomi negara-negara di Asia Tenggara.

"Filipina mendukung Deklarasi Bali dan siap bekerja sama dengan mitra-mitra kami di Asia Tenggara untuk meningkatkan posisi kawasan ini di kancah global, dengan memanfaatkan pariwisata olahraga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, pertukaran budaya, serta diplomasi olahraga demi terjalinnya hubungan baik dan perdamaian," ujar Patrick Gregorio, Menteri Olahraga Filipina.

Investasi pada sektor olahraga diyakini akan memberikan dampak positif berantai, mulai dari peningkatan nilai sponsor hingga pembukaan lapangan kerja baru. Peningkatan kualitas penyelenggaraan kegiatan olahraga juga diproyeksikan mampu memperkuat sektor pariwisata berbasis olahraga di masing-masing wilayah.

"Kami menegaskan bahwa berinvestasi pada generasi muda terutama dalam hal kreativitas, kemandirian, dan potensi mereka, tetap menjadi prioritas strategis utama kami. Melalui olahraga, kami memberdayakan kaum muda dengan disiplin, dan memastikan kebangkitan generasi muda Filipina seiring dengan bangkitnya Asia Tenggara di panggung dunia," sambung Patrick Gregorio, Menteri Olahraga Filipina.

Pemerintah Filipina memandang Deklarasi Bali sebagai titik awal bagi Asia Tenggara untuk mulai mendominasi ajang Olimpiade di masa depan. Ambisi tersebut didasari oleh semangat kebersamaan negara-negara tetangga untuk tampil sebagai satu komunitas yang solid di kancah internasional.

"Mari kita bangun mimpi-mimpi baru bersama sebagai satu kawasan, dan menjadi tuan rumah bagi dunia sebagai satu komunitas. Ketika tiba saatnya Asia Tenggara menyambut Olimpiade sebagai satu bangsa, maka itu akan menjadi salah satu kisah terhebat yang pernah ada. Biarlah kisah itu ditulis oleh kita dan menjadi milik kita semua," pungkas Patrick Gregorio, Menteri Olahraga Filipina.

Artikel terkait

Rekomendasi