Netflix Hadirkan The Highwaymen Kisah Nyata Perburuan Bonnie dan Clyde

Netflix Hadirkan The Highwaymen Kisah Nyata Perburuan Bonnie dan Clyde

Platform streaming Netflix menghadirkan film drama kriminal berjudul The Highwaymen. Dilansir dari Suara, sinema ini mengangkat kisah nyata dari perburuan duo penjahat legendaris asal Amerika Serikat, Bonnie Parker dan Clyde Barrow.

Proyek layar lebar ini memiliki sejarah produksi yang cukup panjang sebelum akhirnya resmi dirilis. Ide penggarapan film sebenarnya sudah muncul sejak tahun 2005 namun sempat terjebak dalam ketidakpastian selama bertahun-tahun.

Pada awal perencanaan, penulis naskah John Fusco memimpikan Paul Newman dan Robert Redford untuk memerankan tokoh utama. Setelah terus berpindah tangan, Netflix akhirnya mengambil alih hak siar pada 2018 dan menunjuk Kevin Costner bersama Woody Harrelson sebagai bintang utama.

Alur cerita berfokus pada tahun 1934 saat Amerika Serikat tengah mengalami krisis ekonomi akibat Depresi Besar. Di tengah situasi sulit tersebut, sosok Bonnie dan Clyde justru diidolakan oleh masyarakat luas sebagai simbol perlawanan.

Kondisi keamanan semakin genting setelah duo maut tersebut membobol penjara Eastham dan membebaskan komplotan mereka. Langkah ekstrem diambil oleh Gubernur "Ma" Ferguson (Kathy Bates) dengan mempekerjakan kembali mantan Texas Ranger yang telah pensiun, Frank Hamer (Kevin Costner).

Hamer digambarkan sebagai penegak hukum era lama yang mengandalkan insting serta ketangguhan fisik. Metode konvensional ini sangat kontras dengan taktik FBI yang kala itu mulai memakai teknologi sadapan telepon.

Tantangan Lintas Negara Bagian

Dalam menjalankan misi ini, Frank Hamer mengajak mantan rekannya, Benjamin Maney Gault (Woody Harrelson). Gault sendiri sedang berada dalam masa suram akibat kehilangan pekerjaan, kemiskinan, dan ketergantungan pada alkohol.

Dua penegak hukum veteran ini memulai pelacakan lintas negara bagian dengan menyisir wilayah Texas, Oklahoma, hingga Kansas. Hambatan terbesar mereka muncul dari masyarakat sipil yang kerap memberikan informasi palsu demi melindungi duo kriminal tersebut.

Melalui petunjuk kecil seperti botol berisi pesan rahasia dan pembelian seekor kelinci, Hamer mulai membaca pola pelarian target. Ia memegang teori bahwa penjahat akan selalu pulang ke rumah untuk mengakhiri pelarian maut mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi