New York Knicks Lolos ke Final NBA setelah Sapu Bersih Cleveland Cavaliers

New York Knicks Lolos ke Final NBA setelah Sapu Bersih Cleveland Cavaliers

Tiket Final NBA berhasil diamankan oleh New York Knicks untuk pertama kalinya dalam hampir tiga dekade setelah menundukkan Cleveland Cavaliers dengan skor telak 130-93 pada Senin malam waktu setempat.

Kemenangan di laga keempat tersebut memastikan keunggulan sapu bersih 4-0 bagi New York Knicks sekaligus menyegel gelar juara Wilayah Timur di Rocket Mortgage FieldHouse.

Performa dominan New York Knicks dipimpin oleh Karl-Anthony Towns yang mencetak 19 poin dan 14 rebound, serta kontribusi 17 poin dari OG Anunoby.

Gelar pemain terbaik Final Wilayah Timur atau Larry Bird Trophy disematkan kepada Jalen Brunson yang mengemas 15 poin dan lima asis di laga penentu ini.

Melalui hasil tersebut, New York Knicks menorehkan rekor poin tertinggi dalam sejarah playoff NBA oleh tim tanpa pencetak 20 poin individu, berkat sumbangan 16 poin Landry Shamet dan 15 poin Mikal Bridges.

Skuat asuhan Mike Brown kini mencatat 11 kemenangan beruntun di babak playoff, menjadi tim keempat dalam sejarah NBA yang membukukan rekor tersebut setelah Golden State Warriors pada 2017.

Pertandingan sempat berjalan ketat di kuarter pertama melalui aksi Evan Mobley dan Donovan Mitchell yang mencetak 31 poin untuk Cleveland Cavaliers, sebelum New York Knicks membalas lewat laju poin 20-0.

Akurasi tembakan New York Knicks mencapai 8 dari 14 tembakan selama periode tersebut, termasuk dua tembakan tiga angka dari Landry Shamet, sementara Cleveland Cavaliers gagal dalam sembilan tembakan beruntun.

Keunggulan New York Knicks melebar hingga 29 poin di paruh pertama sebelum menutup babak dengan skor 68-49, dan terus menjauh sampai selisih 45 poin pada kuarter keempat.

Pelatih kepala Mike Brown kemudian menarik para pemain utama saat laga menyisakan 7 menit 47 detik dalam posisi unggul 35 poin, di tengah riuh dukungan dari para pendukung yang hadir di arena.

"I feel like the word ‘hope’ has been gone from the New York Knicks name for a long time and for me to be part of this team that revives hope is something special," ujar Karl-Anthony Towns, center New York Knicks.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi New York Knicks di area dalam dan situasi transisi, dengan keunggulan 32-5 untuk poin peluang kedua serta 33-9 dalam serangan balik cepat.

"Our guys played great," kata Mike Brown, pelatih kepala New York Knicks.

"You’re in the conference finals and score 65 points off of offensive rebounds and fast break points. I don’t know if I’ve seen that at this point of the year. We wanted to push the pace," tutur Mike Brown menambahkan.

Di kubu lawan, hasil ini menjadi kekalahan sapu bersih pertama bagi Cleveland Cavaliers di fase playoff sejak Final NBA tahun 2018.

Guard Cleveland Cavaliers James Harden mengakhiri laga dengan raihan 12 poin dan menyoroti kegagalan timnya mempertahankan keunggulan 22 poin pada laga pertama sebagai titik balik runtuhnya mental tim.

"Yes, it was 4-0, but we didn’t give ourselves a chance," kata James Harden, guard Cleveland Cavaliers.

"Genuinely, I think we are the better team, but series wise we didn’t show it," ucap James Harden menambahkan.

Kekalahan ini menghentikan langkah Cleveland Cavaliers yang sempat menunjukkan performa impresif di fase sebelumnya.

"They’re playing better basketball," kata Kenny Atkinson, pelatih kepala Cleveland Cavaliers.

"You got to give them credit. They’re on a heater. I don’t want to detract from what we’ve done, but sometimes you’ve got to give the other team credit," ujar Kenny Atkinson memuji lawan.

New York Knicks kini akan beristirahat sembari menunggu pemenang final Wilayah Barat antara Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs yang saat ini berkedudukan imbang 2-2.

Pertandingan Final NBA dijadwalkan bakal dimulai pada 3 Juni 2026, di mana New York Knicks akan bertindak sebagai tim tamu terlebih dahulu karena memiliki rekor musim reguler yang lebih rendah dari calon lawannya.

Artikel terkait

Rekomendasi