Neymar Absen Bela Brasil Lawan Mesir Akibat Cedera Betis

Neymar Absen Bela Brasil Lawan Mesir Akibat Cedera Betis

Tim nasional Brasil dipastikan tidak akan diperkuat oleh penyerang utama mereka, Neymar, dalam pertandingan uji coba pamungkas melawan Mesir di Cleveland.

Langkah krusial ini diambil oleh tim medis agar pemain depan Santos tersebut dapat memulihkan diri demi tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Seperti dikutip dari Suara, penyerang berusia 34 tahun itu kini harus menetap di markas latihan New Jersey untuk menjalani perawatan intensif.

Kondisi ini memicu kekhawatiran mengenai kesiapan fisik sang megabintang, mengingat ketergantungan skuad Samba yang dinilai masih sangat tinggi terhadap sosok senior tersebut.

Ketidakhadiran Neymar di lapangan sekaligus menjadi ujian berat bagi strategi alternatif yang tengah disiapkan oleh jajaran tim pelatih.

Pelatih Carlo Ancelotti kini berada di bawah tekanan publik setelah keputusannya memanggil Neymar memicu perdebatan mengenai efektivitas lini serang Brasil.

Spekulasi berkembang karena keputusan membawa Neymar yang rentan cedera dinilai mengorbankan talenta muda potensial seperti penyerang Chelsea, João Pedro, yang dicoret dari skuad.

Pertandingan uji coba melawan Mesir pada hari Sabtu ini akan menjadi panggung pembuktian bagi barisan penyerang cadangan Brasil.

Ancelotti dituntut untuk segera menemukan formula lini depan yang tajam tanpa kehadiran mantan pemain termahal dunia tersebut.

Masalah pada otot betis ini menjadi akumulasi dari rentetan cedera yang dialami Neymar sepanjang musim kompetisi bergulir.

Federasi sepak bola Brasil menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah memastikan proses pemulihan intensif di New Jersey berjalan lancar.

Brasil dijadwalkan akan memulai kampanye mereka di Piala Dunia 2026 melawan Maroko di New Jersey pada 13 Juni.

Ambisi Brasil untuk meraih trofi juara kemudian akan berlanjut dengan menghadapi Haiti dan Skotlandia pada laga-laga berikutnya.

Pertandingan fase grup tersebut akan digelar berturut-turut pada tanggal 19 Juni dan 24 Juni, di mana kesiapan fisik Neymar dalam sisa waktu yang sempit ini menjadi kunci utama.

Artikel terkait

Rekomendasi