Penyerang Timnas Brasil, Neymar, dijadwalkan menjalani pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) pada Senin mendatang. Langkah medis ini diambil untuk mengevaluasi perkembangan pemulihan cedera pada betis kanannya.
Kabar mengenai pemeriksaan medis pemain berusia 34 tahun tersebut disampaikan langsung oleh Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, di New Jersey. Seperti dilansir dari Medcom, hasil pemindaian ini akan menjadi dasar bagi tim medis dalam menentukan fase pemulihan selanjutnya.
Proses pemindaian tersebut sangat krusial untuk memastikan kesiapan sang penyerang sayap tampil bersama Selecao dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia. Masalah cedera ini didapatkan Neymar kala membela Santos dalam kompetisi liga melawan Coritiba pada 17 Mei 2026.
Momen cedera itu terjadi tepat satu hari sebelum Carlo Ancelotti mengumumkan daftar resmi penggawa Brasil untuk Piala Dunia 2026. Tim medis klub Santos awalnya mendiagnosis pemain bintang itu mengalami pembengkakan atau edema pada bagian betis kanan.
Kendati demikian, pemeriksaan lanjutan oleh tim medis timnas Brasil pada 28 Mei menunjukkan adanya gangguan otot. Masalah tersebut diperkirakan membutuhkan durasi pemulihan setidaknya selama dua pekan.
Kondisi fisik Neymar terus dipantau secara ketat oleh tim dokter sejak diagnosis tersebut keluar. Akibat dari kendala kesehatan ini, sang pemain dipastikan absen dari pertandingan uji coba terakhir tim Samba melawan Mesir.
Mantan pemain Barcelona itu tidak ikut terbang bersama rombongan skuad Brasil menuju Cleveland untuk laga persahabatan pemanasan pada Sabtu. Dirinya memilih menetap di pusat latihan tim nasional yang berada di New Jersey guna menyelesaikan program perawatan intensif.
Menurut laporan ESPN, Carlo Ancelotti melihat proses rehabilitasi berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Juru taktik berkebangsaan Italia itu menjelaskan bahwa Neymar telah menyelesaikan program latihan mandiri dengan hasil yang positif.
"Saya rasa situasinya cukup jelas. Dia melakukan pekerjaan yang bagus sendirian. Setelah akhir pekan, dia akan menjalani pemindaian MRI dan kemudian, jika semuanya berjalan lancar, dia dapat berlatih bersama tim minggu depan," ujar Ancelotti.
Meskipun kepastian sang pemain untuk turun dalam laga perdana Piala Dunia 2026 belum bisa digaransi, Carlo Ancelotti mengaku tetap optimistis. Sang pelatih yakin pemain kunci itu bisa segera kembali ke lapangan hijau dan membantu perjuangan Brasil memperebutkan trofi juara dunia.
Pada putaran final Piala Dunia 2026, Brasil berada di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Tim Samba bakal memulai laga perdana dengan menantang Maroko pada 13 Juni 2026, dilanjutkan menghadapi Haiti pada 19 Juni 2026, dan melawan Skotlandia pada 24 Juni 2026.