Neymar Terlibat Perselisihan Fisik dengan Pemain Muda Santos di Latihan

Neymar Terlibat Perselisihan Fisik dengan Pemain Muda Santos di Latihan

Penyerang senior Santos FC, Neymar, terlibat perselisihan fisik dengan rekan setimnya, Robson de Souza Jr, dalam sesi latihan di Centro de Treinamento Rei Pele pada Minggu lalu. Insiden tersebut memicu kegaduhan media setelah sang bintang dilaporkan melayangkan tamparan akibat tensi latihan yang memanas.

Kericuhan ini bermula saat Robson de Souza Jr, talenta muda berusia 18 tahun, berhasil melewati Neymar melalui manuver giringan bola. Aksi teknis tersebut memicu konfrontasi panas hingga terjadi kontak fisik yang melibatkan putra dari mantan rekan setim Neymar di tim nasional, Robinho, sebagaimana dilansir dari Bola.

Manajemen Santos FC segera merespons kejadian tersebut dengan menugaskan departemen hukum untuk melakukan investigasi internal. Langkah hukum ini diambil berdasarkan arahan kepresidenan klub guna menganalisis bentrokan antara pemain bintang senior dan pemain muda yang telah mengoleksi 22 penampilan liga tersebut.

Neymar memberikan klarifikasi setelah laga imbang 1-1 melawan Deportivo Recoleta di ajang Copa Sudamericana pada Selasa (5/5/2026). Kapten Santos tersebut menyampaikan pembelaan sekaligus permohonan maaf atas tindakannya yang dinilai berlebihan di hadapan publik.

"Jika mereka (rombongan Robinho Jr) menginginkan permintaan maaf publik kepada pers, ini dia. Saya sudah meminta maaf kepadanya dan keluarganya," jelas Neymar.

Penyerang yang meresmikan kembalinya ke Santos pada awal tahun 2025 itu mengakui bahwa dirinya sempat kehilangan kendali emosi. Ia menyatakan telah berupaya menyelesaikan masalah tersebut secara internal bersama seluruh anggota tim satu hari setelah kejadian.

"Ya, saya kehilangan kendali. Setiap orang membuat kesalahan, itu kesalahan saya, kesalahannya, saya membuat kesalahan yang lebih besar." ujar Neymar.

Meskipun menganggap persoalan sudah selesai, Neymar merasa ada pihak-pihak luar yang mencoba membesar-besarkan insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa pertemuan di ruang ganti telah dilakukan untuk mendinginkan suasana.

"Tapi saya sudah meminta maaf, saya pikir masalah itu sudah terselesaikan di antara kami di ruang ganti." kata Neymar.

Neymar kembali menekankan bahwa permintaan maaf telah disampaikan secara terbuka di depan grup pemain. Hal ini dilakukan agar keharmonisan tim tetap terjaga pasca ketegangan di lapangan latihan.

"Kami bertemu lagi pada hari Senin, saya meminta maaf di depan seluruh grup, dia juga meminta maaf." lanjut Neymar.

Sang pemain menekankan bahwa perselisihan antar rekan merupakan dinamika yang lumrah dalam sepak bola profesional. Baginya, kejadian tersebut murni merupakan kesalahpahaman teknis saat menjalani program latihan tim.

"Kami pikir masalahnya sudah terselesaikan, tetapi terkadang orang mencoba ikut campur dan membesar-besarkan masalah," sambung Neymar.

Neymar menambahkan bahwa reaksinya saat itu memang melampaui batas yang seharusnya. Namun, ia memastikan komunikasi langsung telah terjalin dengan Robson de Souza Jr segera setelah insiden fisik tersebut berakhir.

"Ini seharusnya diselesaikan di antara kami, itu adalah kesalahpahaman dalam latihan, dan saya akhirnya bereaksi berlebihan," tegas Neymar.

Ia juga mengungkapkan perasaan kasih sayangnya kepada Robson de Souza Jr yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Neymar membandingkan perselisihan tersebut dengan pertengkaran antar saudara atau teman dekat.

"Tetapi segera setelah itu terjadi, permintaan maaf disampaikan, kami berbicara di ruang ganti, baik Robinho Jr. maupun saya." kata Neymar.

Sebagai penutup pernyataannya, Neymar mengingatkan bahwa dirinya sudah sering terlibat perdebatan dengan teman-teman di dunia sepak bola. Ia memandang Robson sebagai pemain muda yang sangat ia hargai keberadaannya di klub.

"Dia adalah anak yang sangat saya sayangi. Hal ini terjadi dalam sepak bola, Anda bertengkar dengan saudara Anda, teman Anda, saya telah berdebat dengan beberapa teman saya di sepak bola." pungkas Neymar.

Di sisi lain, Robson de Souza Jr memberikan tanggapan terkait peristiwa penamparan yang dialaminya tersebut. Pemain kelahiran 2007 ini memilih untuk menerima permintaan maaf Neymar dan fokus pada masa depannya bersama Santos.

"Itulah yang terjadi (ditampar di wajah), tetapi, seperti yang saya katakan, dia langsung meminta maaf," kata Robson de Souza Jr.

Robson menyoroti kesadaran Neymar atas kesalahan yang telah dilakukan sang senior. Ia menegaskan tidak menaruh dendam meskipun merasa sedih karena insiden tersebut melibatkan sosok yang diidolakannya.

"Dia menyadari bahwa dia telah bertindak terlalu jauh, meminta maaf beberapa kali, dan saya sudah mengatakan bahwa permintaan maafnya diterima." ujar Robson de Souza Jr.

Pemain muda tersebut mengungkapkan rasa kagumnya yang mendalam kepada sang pemilik nomor punggung 10. Ia mengen kenangan masa kecil saat Neymar memberikan hadiah pertama ketika dirinya masih berusia delapan tahun.

"Sekarang saatnya untuk fokus pada hasil dan apa yang paling penting bagi Santos. Itu membuat saya sedih karena dia adalah idola saya sejak kecil," tambah Robson de Souza Jr.

Kekaguman Robson tidak luntur meski terjadi konfrontasi fisik di lapangan hijau. Ia menyatakan masih menyimpan pemberian dari Neymar hingga saat ini sebagai bentuk penghormatan.

"Dia adalah orang yang sangat saya kagumi, sejak saya masih kecil. Hadiah pertama yang dia berikan kepada saya adalah ketika saya berusia 8 tahun, dan saya menangis banyak; saya masih menyimpannya sampai hari ini." jelas Robson de Souza Jr.

Mengenai spekulasi liar yang beredar di media, Robson meminta publik untuk tetap tenang. Ia menilai Neymar cukup berani untuk mengakui kekhilafannya di depan banyak orang.

"Meskipun itu adalah kesalahan, dia sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya, dia cukup berani untuk mengakuinya," ujar Robson de Souza Jr.

Robson juga mengaku telah mengambil inisiatif untuk berbicara secara dewasa dengan Neymar guna menjernihkan suasana. Ia menyayangkan banyaknya informasi tidak benar yang berkembang mengenai hubungan mereka.

"Saya juga cukup berani untuk mendekatinya dan berbicara, dan semuanya baik-baik sajam. Orang-orang di sekitar kita mengatakan banyak hal yang tidak benar, dan menyedihkan melihat bahwa hal itu telah mencapai tingkat ini." tutur Robson de Souza Jr.

Gelandang muda ini menegaskan komitmennya untuk tetap berkarier di Santos dan memberikan kontribusi maksimal. Robson baru saja memperbarui kontraknya demi membuktikan kemampuan terbaiknya bagi klub berjuluk Peixe tersebut.

"Tapi saya tenang, kami sudah berbicara, dan semuanya sudah terselesaikan." kata Robson de Souza Jr.

Ia mengakhiri keterangannya dengan menyatakan dedikasi penuh untuk memberikan prestasi bagi Santos. Robson merasa masih banyak potensi yang perlu ia tunjukkan baik di dalam maupun di luar lapangan pertandingan.

"Hidup saya ada di Santos; itulah mengapa saya memperbarui kontrak saya. Saya sangat ingin memberikan kontribusi saya untuk klub ini; saya percaya saya baru menunjukkan sedikit dari kemampuan Robinho Jr, baik di dalam maupun di luar lapangan," pungkas Robson de Souza Jr.

Artikel terkait

Rekomendasi