OGC Nice Tekuk AS Saint-Etienne 4-1 Demi Bertahan di Ligue 1

OGC Nice Tekuk AS Saint-Etienne 4-1 Demi Bertahan di Ligue 1

OGC Nice berhasil mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi Liga Prancis setelah menumbangkan AS Saint-Etienne dengan skor telak 4-1 pada laga leg kedua playoff degradasi di Stadion Allianz Riviera, Jumat, 29 Mei 2026.

Kemenangan telak tersebut membuat klub berjuluk Les Aiglons memastikan diri berkompetisi di Ligue 1 untuk ke-25 musim secara beruntun, sekaligus memaksa tim tamu tertahan di Ligue 2 musim depan.

Pertandingan yang digelar tanpa penonton akibat sanksi disiplin bagi tuan rumah ini berjalan sengit sejak awal, di mana gol penyerang Saint-Etienne Irvin Cardona sempat dianulir wasit melalui VAR karena Lucas Stassin terjebak offside.

Nice membuka keunggulan pada menit ke-62 lewat sepakan kaki kiri Jonathan Clauss, sebelum disamakan oleh penalti Zuriko Davitashvili pada menit ke-79 setelah Antoine Mendy melakukan pelanggaran handsball.

Tuan rumah merespons cepat lewat gol Tom Boudache pada menit ke-81, disusul sepasang gol dari Elye Wahi pada menit ke-87 dan masa injury time untuk mengunci kemenangan berharga tersebut.

Selepas kegagalan tragis itu, Presiden AS Saint-Etienne Ivan Gazidis langsung memberikan pernyataan resmi di hadapan awak media mengenai evaluasi total yang akan dilakukan internal manajemen klub.

"Il faut féliciter Nice. Mais ce n'est pas là que nous avons perdu la montée. Nous avons eu 34 opportunités durant la saison et nous n'avons pas su les saisir. Cette montée, nous l'avons laissée échapper bien avant ce barrage." kata Ivan Gazidis, Presiden AS Saint-Etienne.

Kekecewaan mendalam dirasakan oleh seluruh elemen tim karena target utama untuk promosi kembali menuju kompetisi tertinggi Prancis musim ini dipastikan gagal total.

"C'est une énorme désillusion. Nous devez tous prendre nos responsabilités dans cet échec. Moi le premier." lanjut Ivan Gazidis.

Pihak manajemen juga berjanji akan mengkaji ulang kebijakan transfer serta struktur tim menyusul perombakan skuad besar-besaran yang dinilai terlalu berlebihan pada musim lalu.

"Franchement, il y a beaucoup de choses que nous devons changer. Nous devons commencer à réfléchir à la manière dont cette saison s'est déroulée." tutur Ivan Gazidis.

Selain faktor teknis, badai cedera pemain di sepanjang musim kompetisi juga menjadi poin krusial yang akan dianalisis secara mendalam oleh jajaran staf kepelatihan.

"Nous devons regarder tout cela avec humilité. L'humilité est la première valeur de ce club. C'est la valeur de Saint-Étienne." tambah Ivan Gazidis.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan penutup bagi para suporter setia Les Verts yang harus merelakan klub kebanggaan mereka berkompetisi di kasta kedua untuk satu musim lagi.

"Nous devons rendre les gens fiers. Parce que Saint-Étienne représente énormément pour eux. L'ASSE représente énormément pour eux." ujar Ivan Gazidis.

Manajemen berjanji akan segera bekerja keras demi mengembalikan kejayaan klub pada masa mendatang.

"Nous devons faire mieux. Et nous ferons mieux." pungkas Ivan Gazidis.

Artikel terkait

Rekomendasi