Bek tengah sekaligus kapten Benfica, Nicolas Otamendi, memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya di klub Portugal tersebut setelah memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya yang habis pada akhir musim panas 2026.
Keputusan besar ini telah disampaikan langsung oleh pemain internasional Argentina tersebut kepada sang pelatih, Jose Mourinho, menjelang pertandingan pekan ke-34 Liga Portugal melawan Estoril di Stadion Antonio Coimbra da Mota pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Dilansir dari media Portugal Glorioso 1904 yang mengutip laporan surat kabar A Bola, Otamendi dipastikan akan mudik ke kampung halamannya untuk memperkuat River Plate setelah dirinya selesai membela tim nasional Argentina di ajang Piala Dunia 2026.
Langkah ini sekaligus mewujudkan ambisi lama dari bek berusia 38 tahun tersebut, yang selama ini memang tidak pernah menyembunyikan ikatan emosionalnya yang kuat dengan klub raksasa asal Buenos Aires itu.
Statistik mencatat kontribusi masif Otamendi sejak didatangkan dari Manchester City, di mana ia telah mengemas 280 pertandingan resmi yang hampir seluruhnya dilakoni sebagai starter, serta menyumbang 18 gol dan delapan assist.
Selama periode tersebut, sang kapten juga sukses mempersembahkan empat trofi bagi publik Stadion da Luz, yang terdiri dari satu gelar juara Liga Portugal, dua Piala Super Candido de Oliveira, dan satu Piala Liga.
Kehilangan figur pemimpin di ruang ganti ini memaksa jajaran manajemen yang dipimpin oleh Rui Costa untuk segera bergerak aktif mencari bek tengah baru di bursa transfer mendatang.
Jose Mourinho dalam pernyataan terbarunya pun telah mengakui peran vital sang pemain senior dan menegaskan bahwa Benfica harus berburu suksesor sepadan guna menutup celah yang ditinggalkan.
Sementara itu, selain urusan internal klub, situasi makin memanas setelah media Spanyol seperti harian AS membantah klaim sepihak dari Mourinho yang sempat menyatakan dirinya sama sekali tidak menjalin kontak dengan Real Madrid.
"Com o Real Madrid, nem tive contacto. Nem com o presidente, nem com qualquer pessoa importante da estrutura", kata Jose Mourinho, Pelatih Benfica.
Laporan dari surat kabar AS justru menegaskan sebaliknya bahwa pelatih berjuluk Special One tersebut sejatinya sudah berkomunikasi intensif dengan manajemen Los Blancos selama tiga minggu terakhir dan bahkan diklaim telah mencapai kesepakatan penuh.
Di sisi lain, mantan pemain Benfica yang kini berseragam Real Madrid, Alvaro Carreras, juga dilaporkan sedang terlibat ketegangan di internal tim Spanyol itu setelah kedapatan beradu argumen dengan pelatih Alvaro Arbeloa akibat tidak senang dicadangkan pasca-kekalahan dari Benfica di Liga Champions.
"Tira o curso de treinador e depois, quando o tiveres, logo decides quem joga. Mas por agora quem manda sou eu", ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Insiden adu mulut yang diungkap oleh direktur editorial koran As, Jose Felix Diaz, itu kini menambah panjang daftar polemik Carreras di Santiago Bernabeu setelah sebelumnya ia sempat dikabarkan berselisih fisik dengan bek Antonio Rudiger saat sesi latihan.