Nikita Willy Soroti Pentingnya Pendampingan Orang Tua di Dunia Digital

Nikita Willy Soroti Pentingnya Pendampingan Orang Tua di Dunia Digital

Aktris Nikita Willy memberikan pandangannya mengenai tantangan pola asuh di era teknologi dalam acara Belajaraya Jakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki pada Sabtu, 2 Mei 2026, seperti dikutip dari Suara.

Nikita menjadi salah satu pembicara utama dalam sesi diskusi bertajuk “Ngobrol Publik 3”. Forum ini secara khusus mengangkat tema tentang upaya mewujudkan ruang digital yang berpihak kepada kepentingan anak.

Dalam sesi tersebut, ia berbagi panggung dengan tokoh penting lainnya, termasuk Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Selain itu, hadir pula Siti Nur Andini yang mewakili Komunitas Keluarga Kita untuk membahas isu serupa.

Diskusi ini mengupas tuntas berbagai hambatan yang dialami orang tua dalam mengawasi anak di tengah perkembangan teknologi yang masif. Nikita menilai kehadiran fisik dan emosional orang tua di ruang digital sangat krusial.

Menurutnya, sekadar menetapkan aturan ketat tidaklah cukup untuk melindungi anak dari dampak negatif media sosial. Kehadiran aktif orang tua menjadi kunci utama dalam proses adaptasi anak di dunia maya.

“Di tengah dunia digital yang terus berkembang, ternyata yang paling dibutuhkan anak bukan cuma batasan, tapi pendampingan, bukan cuma diarahkan, tapi juga ditemani,” tulis Nikita Willy melalui akun Instagram pribadinya.

Selain faktor pendampingan, Nikita juga menyinggung peran penting regulasi pemerintah dalam mendukung peran orang tua. Salah satu kebijakan yang menjadi fokus pembahasan adalah PP TUNAS.

Ia memandang kebijakan tersebut sebagai pedoman yang membantu orang tua memahami dinamika dunia digital yang sering kali membingungkan. Baginya, regulasi ini bukan bertujuan untuk mengekang kebebasan anak secara semata.

“Lewat diskusi kemarin, aku juga jadi melihat bahwa upaya seperti PP TUNAS ini sebenarnya hadir bukan untuk membatasi semata, tapi untuk membantu orang tua punya panduan, supaya kita nggak merasa jalan sendiri dalam menghadapi dunia digital anak. Karena kita semua juga sedang belajar,” lanjutnya.

Sebagai ibu dari dua anak, Nikita mengaku forum Belajaraya memberinya banyak wawasan baru. Ia merasa senang dapat bertukar pikiran dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian pada dunia pendidikan.

“Senang banget bisa berbagi, sekaligus belajar dari banyak perspektif di acara Belajaraya,” tutur Nikita.

Acara Belajaraya Jakarta sendiri berfungsi sebagai wadah kolaborasi bagi para praktisi pendidikan, komunitas, dan tokoh publik. Inisiatif ini mengusung semangat kerja bersama untuk memperkuat jaringan demi masa depan pendidikan di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi