Mantan pemain bertahan Borussia Dortmund, Niklas Sule, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepak bola profesional pada usia 30 tahun melalui wawancara emosional di podcast Spielmacher. Keputusan yang disampaikan pada Kamis, 7 Mei 2026 ini menandai berakhirnya perjalanan karier sang bek selama 13 tahun di kompetisi kasta tertinggi.
Sule mengungkapkan bahwa kejujuran terhadap prinsip pribadinya jauh lebih berharga dibandingkan pencapaian gelar juara selama membela klub-klub besar Jerman. Pemain yang pernah memperkuat Bayern Munchen ini menegaskan bahwa ia selalu menjadi dirinya sendiri sejak awal bergabung dengan Dortmund, termasuk mengenai perannya di dalam tim.
"Di setiap klub yang saya masuki, saya selalu jujur tentang diri saya. Dulu saya pernah berkata kepada Dortmund: 'Jika kalian mencari kapten yang suka berteriak-teriak—saya bukan orangnya.' Saya berada di ruang terpisah bersama Marco Rose selama satu jam. Dia memotivasi saya. Saya bersemangat seperti api yang menyala. Dia memahami saya. Dia tahu siapa saya. Kemudian saya menjadi kapten kedua atau ketiga dan mengenakan ban kapten sebanyak 15 kali, meskipun saya sudah mengatakan bahwa saya bukan tipe seperti itu. Lalu saya berpikir: Mungkin mereka melakukannya karena mereka berkata: 'Hei, dia yang dibayar. Dia harus memimpin.' Mengapa saya bisa berfungsi dengan baik di Bayern dalam jangka waktu yang lama? Karena di sana ada pemain lain yang mengambil peran itu. Semua orang di tim tahu itu," ujar Niklas Sule.
Sule menambahkan bahwa selama berada di lapangan hijau, ia cenderung menjadi pemain yang pendiam dan tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada pihak klub mana pun.
"Saya tidak bicara apa-apa saat pertandingan." kata Niklas Sule.
Keterbukaan ini sempat menjadi perhatian bagi manajernya, Volker Struth, yang menyarankan Sule untuk lebih berhati-hati dalam berucap di lingkungan profesional.
"Kadang-kadang kamu harus hati-hati agar tidak terlalu jujur," kata Niklas Sule menirukan peringatan manajernya.
Meski demikian, Sule merasa bangga dengan reputasi personalnya di antara rekan sejawat dan lebih menghargai hubungan kemanusiaan daripada jumlah pertandingan yang ia mainkan di lapangan.
"Saya sudah mengenal ribuan pemain sepanjang karier saya dan saya yakin tidak ada yang akan berdiri dan berkata: 'Süle itu orang brengsek.' Saya tidak bisa membayangkannya. Karena bagi saya, manusia selalu jauh lebih penting daripada bermain 30 pertandingan lebih banyak. Itu yang penting bagi saya." jelas Niklas Sule.
Pemain bertubuh jangkung ini mengakui adanya kesalahan dalam perjalanan kariernya, namun ia tetap merasa puas karena tidak pernah bersikap sombong atas prestasi yang diraihnya.
"sama sekali tidak melakukan segalanya dengan benar", ungkap Niklas Sule.
Ia juga menekankan bahwa kebanggaan keluarga dan teman-teman terdekatnya atas integritas dirinya lebih berarti daripada tumpukan trofi Liga Champions.
"saya lebih bangga akan hal itu daripada lima gelar juara liga atau lima gelar Liga Champions. Saya selalu tetap seperti diri saya. Saya tidak pernah sombong soal olahraga saya. Keluarga dan teman-benar terdekat saya sangat bangga akan hal itu. Saya tahu itu," tutur Niklas Sule.
Momen haru dalam wawancara tersebut sempat terhenti ketika Sule menunjukkan sisi humornya dengan membawa makanan cepat saji ke dalam ruangan sebagai simbol akhir kariernya.
"Saya hampir terharu." kata Niklas Sule dengan air mata di mata.
Sambil bercanda, Sule menawarkan burger kepada pembawa acara Sky, Sebastian Hellmann, dan mengakui bahwa ide lelucon tersebut muncul saat ia sedang berkendara menuju lokasi wawancara.
"Aku nggak tahu jam berapa sekarang, tapi aku benar-benar lapar," cetus Niklas Sule.
Sule juga berbagi cerita tentang tantangan fisik yang ia hadapi selama berkarier, termasuk tekanan berat badan saat masih membela FC Bayern Munchen.
"Aku pikir, kalau ini wawancara terakhirku sebagai pemain sepak bola profesional, aku sudah menyiapkan dua belas cheeseburger. Soalnya aku sendiri—kita ada empat orang, kalau masing-masing makan tiga, siapa pun bisa menghitungnya—tapi sebenarnya aku makan sekitar enam. Itu hanya lelucon kecil, kalau ada yang mau." pungkas Niklas Sule.
| Klub | Pertandingan | Gol | Assist | Menit Bermain |
|---|---|---|---|---|
| BVB | 109 | 3 | 5 | 7.497 |
| FC Bayern | 171 | 7 | 5 | 12.654 |
| TSG Hoffenheim | 117 | 8 | 4 | 9.813 |