Lagu religi berjudul "Wali Songo" yang dibawakan oleh musisi Ning Umi Laila kembali menarik perhatian publik. Karya musik ini hadir dengan membawa pesan dakwah sekaligus nilai-nilai toleransi yang diajarkan oleh para wali.
Dikutip dari Medcom, tembang rohani yang memiliki durasi 8 menit 52 detik tersebut pertama kali diperkenalkan ke publik sebagai single pada 12 Desember 2023.
Apresiasi yang tinggi dari pendengar terlihat melalui platform digital, di mana lagu ini telah menembus angka 5,5 juta stream di Spotify. Sementara itu, tayangan video musiknya di saluran YouTube tercatat sudah menyentuh 46 juta penayangan.
Dalam aransemen dan liriknya, karya ini memadukan tiga bahasa sekaligus secara harmonis. Pendengar dapat menemukan untaian lirik dalam bahasa Arab, Indonesia, dan Jawa yang tersusun di sepanjang lagu.
Secara mendalam, isi dari lagu "Wali Songo" ini memuat untaian pujian yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain sebagai selawat, liriknya juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sembilan wali yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.
Setiap baitnya secara spesifik menyebutkan nama-nama Wali Songo beserta rekam jejak perjuangan mereka. Metode penyebaran Islam yang dilakukan para wali digambarkan melalui berbagai jalur, mulai dari pendekatan budaya, bidang seni, dunia pendidikan, hingga aktivitas perdagangan.
Melalui popularitas lagu ini, terselip ajakan agar masyarakat luas senantiasa mengingat dan meneladani falsafah hidup para tokoh ulama tersebut. Nilai-nilai luhur seperti kebijaksanaan, toleransi antarumat, dan strategi dakwah yang damai menjadi poin inti yang ingin disampaikan.
Sentuhan bahasa Jawa dikombinasikan dengan alunan selawat yang kental. Kombinasi unsur tradisional dan religi ini menciptakan suasana yang hangat, akrab, sekaligus selaras dengan akar kebudayaan lokal masyarakat Indonesia.