Girl Group no na Tampil Memukau Pakai Wastra Nusantara di Gold Gala 2026

Girl Group no na Tampil Memukau Pakai Wastra Nusantara di Gold Gala 2026

Grup vokal asal Indonesia, no na, sukses menarik perhatian publik internasional saat menghadiri ajang Gold Gala 2026 di Los Angeles, Amerika Serikat. Dilansir dari Wolipop, keempat personel grup ini tampil anggun dengan mengenakan wastra nusantara yang dimodifikasi secara modern.

Acara tahunan garapan Gold House tersebut sering kali disebut sebagai "Asian MET Gala" karena menjadi tempat berkumpulnya tokoh-tokoh berpengaruh keturunan Asia Pasifik. Kehadiran no na dengan balutan busana tradisional bernuansa emas memberikan warna tersendiri di antara deretan bintang hiburan, teknologi, dan budaya dunia.

Baila, salah satu anggota no na, memadukan gaun mewah transparan dengan keanggunan tenun Padang Pandai Sikek. Sementara itu, Esther tampil menawan mengenakan tube top yang terinspirasi dari busana adat Bali yang dipadukan dengan kain jarik.

Gaya unik juga ditunjukkan oleh Christy yang mengenakan chest plate metalik namun tetap menyampirkan kain batik pada lengannya. Personel lainnya, Shaz, memilih busana menyerupai kebaya tanpa lengan yang dipadukan dengan keindahan tenun Tapis Lampung yang memiliki warna senada.

Selain no na, sejumlah figur ternama asal Indonesia lainnya turut hadir dalam perhelatan bergengsi ini. Aktor laga Joe Taslim dan penyanyi Agnez Mo terlihat eksis di tengah tamu undangan lainnya seperti Jet Li, Priyanka Chopra, dan Simu Liu.

Para personel no na juga tertangkap kamera sedang berbincang dengan deretan penyanyi Asia yang telah diakui secara global. Mereka berkumpul bersama girl group GIRLSET, serta solois seperti thuy, Rhea Raj, Mikayla Geier, dan Joyce Wrice.

Sejak pertama kali muncul di industri musik, grup ini memang konsisten mengusung unsur kebudayaan tanah air dalam setiap karya mereka. Hal ini terlihat dari pemilihan lokasi syuting video klip di Bali hingga melakukan tantangan menari di pasar tradisional sembari mencicipi kuliner lokal.

Eksplorasi budaya tersebut tidak hanya terbatas pada aspek visual, tetapi juga merambah ke ranah musikalitas. Grup ini diketahui sering menggunakan sampling alat musik tradisional Indonesia dan menyisipkan lirik berbahasa Indonesia, seperti yang terdengar dalam lagu mereka yang berjudul Rollerblade.

Artikel terkait

Rekomendasi