Novak Djokovic Melaju ke Babak Kedua Prancis Terbuka 2026

Novak Djokovic Melaju ke Babak Kedua Prancis Terbuka 2026

Petenis tunggal putra Novak Djokovic berhasil melaju mendekati babak kedua turnamen Prancis Terbuka 2026 setelah menghadapi perlawanan sengit dari wakil tuan rumah Giovanni Mpetshi Perricard pada pertandingan hari pertama di Lapangan Philippe-Chatrier, Minggu, 24 Mei 2026.

Djokovic yang menempati posisi unggulan ketiga sempat mendapatkan tekanan ketat dari Perricard sebelum akhirnya berhasil mengamankan poin-poin kritis di tengah kondisi cuaca Paris yang mencapai suhu 31 derajat Celsius. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Djokovic yang sedang mengincar rekor gelar Grand Slam tunggal ke-25 sepanjang kariernya.

Sebelum turnamen dimulai, Djokovic sempat mengungkapkan keyakinannya terkait peluang besar untuk memenangkan kompetisi legendaris di lapangan tanah liat ini. Langkah petenis asal Serbia tersebut di atas kertas sedikit diuntungkan setelah juara bertahan dua kali, Carlos Alcaraz, terpaksa mengundurkan diri akibat cedera pergelangan tangan.

"I am not really thinking about if I have a better chance or not with Carlos [Alcaraz] being here or not being here, because I feel that if I’m healthy and I’m able to maintain that level of freshness throughout the tournament… then I feel like I always have a very good chance," kata Novak Djokovic, Pemain Tenis.

Mantan petenis nomor satu dunia itu juga menegaskan bahwa keyakinan dirinya selalu muncul setiap kali melangkah ke dalam lapangan pertandingan. Djokovic merujuk pada performa impresifnya di turnamen Australia Terbuka awal tahun ini sebagai bukti otentik bahwa dirinya masih memiliki kemampuan kompetitif yang tinggi untuk merengkuh gelar juara.

"I have proven in Australia this year where I was close to winning another slam. I always have that belief in myself when I’m on the court," tutur Novak Djokovic, Pemain Tenis.

Kondisi fisik Djokovic sendiri sempat menjadi sorotan menyusul masalah cedera bahu yang membuatnya hanya bisa melakoni satu pertandingan kompetitif sejak pertengahan Maret lalu. Sebelum tiba di Roland Garros, ia sempat memaksakan diri tampil di Roma dan menelan kekalahan dari Dino Prizmic demi mendapatkan atmosfer pertandingan resmi.

"I was far from being ready to compete," ujar Novak Djokovic, Pemain Tenis.

Ia menambahkan bahwa persiapan intensif selama sepuluh hari terakhir memberikan dampak yang sangat positif bagi pemulihan tubuhnya. Evaluasi positif dari respons fisiknya tersebut yang akhirnya memantapkan keputusan untuk tetap bertanding di Paris.

"but still, I needed at least that one match just to have the score called by a chair umpire and have experience of the nerves before I eventually come to Roland Garros, which at that point I didn't know if I was going to be able to play or not. Thankfully, the response of the body and the preparation has been positive in the last 10 days, so here I am, and we'll see what happens," ucap Novak Djokovic, Pemain Tenis.

Masalah kesiapan fisik juga sempat membayangi sang lawan, Giovanni Mpetshi Perricard, sebelum laga berat ini. Petenis Prancis bertinggi badan 201 sentimeter tersebut mengakui bahwa dirinya sempat mengalami kendala pada bagian pergelangan tangan selama satu bulan terakhir di turnamen tanah liat.

"Lately I had problems," kata Giovanni Mpetshi Perricard, Pemain Tenis.

Meski demikian, Perricard menegaskan bahwa kondisinya telah pulih sepenuhnya menjelang laga kontra Djokovic. Ia mengaku sangat antusias mendapatkan kesempatan besar untuk menguji kemampuannya melawan salah satu nama besar di dunia tenis profesional.

"My wrist was in a bit of a problematic shape for a month on clay, but now I'm better, and I'm ready. 100 per cent ready," ujar Giovanni Mpetshi Perricard, Pemain Tenis.

Perricard memandang laga ini sebagai sebuah kesempatan berharga untuk mengembangkan kualitas permainannya terlepas dari hasil akhir yang diraih di papan skor.

"It's quite impressive when you have such a major name as an opponent," tutur Giovanni Mpetshi Perricard, Pemain Tenis.

Antusiasme tinggi tersebut langsung dibuktikannya dengan memberikan perlawanan maksimal di hadapan publik tuan rumah.

"No matter what happens at the end of the match, it's going to bring a lot to my game. So I'm very excited," ucap Giovanni Mpetshi Perricard, Pemain Tenis.

Selain laga Djokovic, dilansir dari BBC, kejutan besar hari pertama terjadi saat unggulan ketujuh asal Amerika Serikat, Taylor Fritz, langsung tersingkir di babak awal. Fritz menelan kekalahan dari sesama petenis Amerika Serikat pemilik fasilitas wildcard, Nishesh Basavareddy, dengan skor akhir 7-6 (7-5), 7-6 (7-5), 6-7 (9-11), dan 6-1.

Artikel terkait

Rekomendasi