Petenis tunggal putra Novak Djokovic melayangkan protes keras terhadap kru kamera saat menghadapi Joao Fonseca dalam laga babak ketiga turnamen Prancis Terbuka pada Jumat sore.
Mantan petenis nomor satu dunia tersebut meluapkan kemarahannya saat jeda antarpasang setelah memenangi dua set awal dengan skor kembar 6-4, 6-4 di Lapangan Philippe Chatrier.
Petenis berusia 39 tahun tersebut merasa terganggu dengan posisi juru kamera yang terlalu dekat ketika dirinya sedang mengganti pakaian dan bersiap menghadapi set ketiga.
"Please can you come more into my face? For God's sake, make some space." ujar Novak Djokovic, Petenis.
Insiden kemarahan Djokovic langsung direspons oleh asisten wasit yang bertugas untuk memberikan batasan jarak aman kepada kru penyiaran di pinggir lapangan.
"I've just been spending some time watching the poor old cameraman who got it in the face from Novak after he got it in the face lense-wise." kata Nick Millins, Komentator TNT Sports.
Menurut laporan lembaga penyiaran tersebut, juru kamera yang mendapat teguran langsung dari Djokovic itu akhirnya digantikan oleh petugas baru.
"Cedric Mourier, one of the assistant referees, just came out to make the point to the courtside cameraman that 'you can get close but you can only get that close'." tutur Nick Millins, Komentator TNT Sports.
Tindakan Djokovic yang emosional di tengah cuaca panas Paris tersebut dinilai wajar oleh sejumlah pengamat karena sang pemain membutuhkan ruang lebih untuk bernapas.
"That cameraman has now been substituted, there is a new cameraman there." kata Nick Millins, Komentator TNT Sports.
Pilihan jadwal pertandingan siang hari diduga turut memengaruhi kondisi kebugaran Djokovic setelah dirinya dilaporkan sempat kepayahan usai bermain hingga larut malam pada babak pertama.
"I am not really thinking about if I have better chances or not with Carlos [Alcaraz] being here or not being here, because I feel that if I'm healthy and I'm able to maintain that level of freshness throughout the tournament… then I feel like I always have a very good chance." kata Novak Djokovic, Petenis.
Peluang Djokovic untuk meraih gelar Grand Slam ke-25 kini terbuka lebar menyusul tersingkirnya petenis nomor satu dunia Jannik Sinner secara mengejutkan pada hari Kamis.
"I have proven that in Australia this year where I was close to winning another slam. I always have that belief in myself when I'm on the court." ujar Novak Djokovic, Petenis.
Mantan pelatih tenis profesional juga memberikan pembelaan terhadap sikap kritis yang ditunjukkan oleh sang juara bertahan di tengah tekanan turnamen.
"Cameraman just getting a little too close for Djokovic. You can understand that, it’s a hot day. You’re trying to find some room to breathe." kata Miles MacLagan, Mantan Pelatih Andy Murray.
Djokovic kini menjadi satu-satunya mantan pemenang Grand Slam yang tersisa dalam undian Roland Garros tahun ini demi mengejar rekor sebagai pria tertua yang memenangi major di era terbuka.