Film horor independen Obsession mencetak lonjakan pendapatan sebesar 30 persen di box office Amerika Utara pada akhir pekan kedua penayangannya yang berakhir pada Minggu, 24 Mei 2026. Sinema garapan sutradara Curry Barker ini berhasil meraup tambahan pendapatan yang signifikan setelah mendapat ulasan positif dari mulut ke mulut serta pujian kritis.
Dilansir dari Variety, film produksi Focus Features dan Blumhouse tersebut mengantongi tambahan 22 juta dolar AS pada akhir pekan kedua, setelah memulai debut yang mengesankan dengan raihan 16 million dolar AS pada akhir pekan pembukaan. Melalui periode libur Memorial Day, penayangan film ini berada di jalur yang tepat untuk menutup pekan dengan perkiraan tambahan total mencapai 28,2 juta dolar AS.
Pencapaian tersebut membuat akumulasi pendapatan domestik di Amerika Utara sejauh ini menyentuh angka 58,5 million dolar AS. Melansir data Forbes, film horor ini diproduksi dengan anggaran efisien sekitar 750.000 hingga 1 juta dolar AS, menjadikannya film dengan anggaran termurah yang berhasil memuncaki box office dalam 17 tahun terakhir sejak film Paranormal Activity pada 2009.
Kisah film Obsession berfokus pada seorang pria romantis yang putus asa, diperankan oleh Michael Johnston, yang merusak pohon misterius bernama One Wish Willow demi memenangkan hati perempuan pujaannya yang diperankan oleh Inde Navarrette. Karakter pria tersebut mendapatkan apa yang diinginkannya, namun segera menyadari bahwa beberapa keinginan datang dengan harga yang gelap dan menyeramkan.
Performa akting Inde Navarrette sebagai pemeran utama menuai banyak pujian dari berbagai media yang menyebut penampilannya sangat layak untuk masuk dalam nominasi Oscar. Proyek sinematik ini kini diproyeksikan menjadi salah satu film horor terbesar pada tahun 2026 dan mulai mendapatkan perhatian untuk musim penghargaan film.
Aktor Michael Johnston dalam wawancaranya bersama The Hollywood Reporter membahas perdebatan seputar keputusan karakter yang dimainkannya serta memberikan pandangan mengenai apa yang akan terjadi jika karakternya jujur sejak awal.
"What’s so bad about being with me?" tanya Michael Johnston, Aktor Film Obsession dalam salah satu adegan yang menjadi bahan perbincangan penonton.
Kesuksesan komersial ini memicu munculnya banyak desakan untuk pembuatan sekuel film. Terkait potensi kelanjutan cerita tersebut, sutradara Curry Barker menyatakan ketertarikannya untuk mengeksplorasi ide pengembangan sekuel jika ada kesempatan di masa mendatang.