Martin Odegaard Puji Sikap Kesatria Marquinhos di Final Liga Champions

Martin Odegaard Puji Sikap Kesatria Marquinhos di Final Liga Champions

Kapten Arsenal Martin Odegaard memberikan pujian mendalam kepada kapten Paris Saint-Germain (PSG) Marquinhos atas sikap simpatiknya terhadap Gabriel Magalhaes setelah laga final Liga Champions berakhir. Kekalahan dramatis lewat adu penalti tersebut memperpanjang puasa gelar Arsenal di kompetisi tertinggi Eropa setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.

Kegagalan eksekusi penalti dari bek asal Brasil, Gabriel, menjadi penentu yang memastikan kemenangan serta bertahannya gelar juara di tangan PSG. Di tengah perayaan kemenangan timnya, Marquinhos memilih untuk menghampiri dan menghibur rekan senegaranya tersebut daripada langsung merayakan juara bersama skuad Les Parisiens.

Sikap tersebut mendapat respek besar dari Martin Odegaard yang menilai sang bek veteran memiliki pengalaman luar biasa dalam menghadapi dinamika emosional di kompetisi papan atas Eropa.

"He's a gentleman. He's probably one of the most experienced players currently active," kata Martin Odegaard, Kapten Arsenal.

Menurut gelandang asal Norwegia tersebut, aksi Marquinhos didorong oleh pemahaman mendalam mengenai pahit manisnya berlaga di partai puncak Eropa. Sebagai pilar utama PSG yang telah melalui berbagai fase krusial, Marquinhos memahami beban psikologis berat akibat sebuah kesalahan di laga besar.

"He has already experienced both sides of a final like this, and he knows what we are going through right now," tambah Martin Odegaard, Kapten Arsenal.

Dukungan moral bagi para pemain yang gagal mengeksekusi penalti juga datang dari internal skuad Meriam London. Declan Rice pasang badan membela Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes dengan menegaskan kontribusi besar kedua pemain tersebut bagi klub sepanjang musim ini.

"Devastated. Missing a penalty in a Champions League final isn't nice. But we love them. Look, that happens in football. They aren't going to be the last players to miss a penalty in the finals. Everyone has missed a penalty. Without the two of them this season, we wouldn't have won the Premier League. It's cruel, but we take the positives," ujar Declan Rice, Gelandang Arsenal kepada TNT Sports.

Artikel terkait

Rekomendasi