Oklahoma City Thunder berhasil mengalahkan San Antonio Spurs di Paycom Center dalam pertandingan kedua Final Wilayah Barat Playoff NBA 2026 pada Rabu malam waktu setempat.
Kekalahan tersebut terjadi setelah San Antonio Spurs gagal membendung pergerakan Shai Gilgeous-Alexander yang merupakan Most Valuable Player reguler musim 2025-2026 dengan torehan 30 poin.
Pebasket San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, memberikan analisis mengenai performa timnya dalam menjaga pergerakan bintang Oklahoma City Thunder tersebut seusai laga fisik yang sengit.
"He made shots, but nothing he hasn’t made all season. So, we worked on it. We just didn’t apply as much," kata Victor Wembanyama, pemain San Antonio Spurs.
Lini belakang San Antonio Spurs juga mengalami kendala besar setelah De’Aaron Fox absen dua game beruntun akibat cedera engkel kanan, ditambah Dylan Harper yang mengalami cedera kaki kanan pada babak kedua.
"Not well. We got to help our ball-handlers more, and take care of the ball," tutur Victor Wembanyama, pemain San Antonio Spurs.
San Antonio Spurs sempat melakukan kebangkitan besar pada paruh kedua untuk mengejar defisit angka yang mencapai dua digit, namun upaya tersebut akhirnya gagal membuahkan kemenangan.
"I would say it was spending so much energy catching back up to the score, and let it go away," sebut Victor Wembanyama, pemain San Antonio Spurs.
Menghadapi pertandingan berikutnya, bintang asal Prancis tersebut menekankan pentingnya menjaga konsentrasi penuh selama 48 menit dan menghilangkan kelalaian mental di atas lapangan.
"Just consistency throughout the game, our game plan. I can think about a few down moments for myself, especially in the fourth quarter," tegas Victor Wembanyama, pemain San Antonio Spurs.
Sepanjang pertandingan tersebut, Victor Wembanyama harus bertarung keras memperebutkan posisi di bawah ring melawan center asal Jerman, Isaiah Hartenstein.
"The tactics, we all know by heart, but it doesn’t mean it’s easy. We have to work for it," ungkap Victor Wembanyama, pemain San Antonio Spurs.
Di sisi lain, laga pertama antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder yang berlangsung Senin malam mencatatkan rata-rata 9,2 juta penonton di NBC dan Peacock berdasarkan data Nielsen dan Adobe Analytics.
Pertandingan pembuka Wilayah Barat yang dimenangkan San Antonio Spurs melalui babak perpanjangan waktu ganda tersebut menjadi laga Game 1 Final Wilayah Barat yang paling banyak ditonton dalam sejarah liga.
Sementara itu, dari Final Wilayah Timur, New York Knicks berhasil bangkit dari ketertinggalan 22 poin pada kuarter keempat untuk mengalahkan Cleveland Cavaliers dengan skor 115-104 melalui babak perpanjangan waktu.
Pelatih New York Knicks, Mike Brown, mengungkapkan strategi timnya yang terus melancarkan serangan ke arah James Harden sepanjang pertandingan berlangsung.
"It was no secret we were attacking Harden," ujar Mike Brown, pelatih New York Knicks.
Strategi tersebut berhasil dijalankan dengan baik berkat performa luar biasa dari Jalen Brunson yang mencetak total 38 poin untuk kemenangan tim tuan rumah.
"Obviously, we don’t get it done if Jalen Brunson doesn’t play like one of the MVP guys in the league," ucap Mike Brown, pelatih New York Knicks.
Kemenangan dramatis di Madison Square Garden tersebut membuat New York Knicks memperpanjang rekor kemenangan beruntun mereka di babak playoff menjadi delapan pertandingan.
"Definitely thankful," kata Jalen Brunson, pemain New York Knicks.
Jalen Brunson mengapresiasi para penonton yang tetap bertahan memberikan dukungan penuh di dalam gedung yang bergemuruh tersebut meskipun tim sempat tertinggal jauh.
"This team, all we want to do is make this city proud, and bring this city wins. And to be able to accomplish that tonight, on a night where it didn’t seem like it was going to happen, it’s an honor and it’s truly something special," kata Karl-Anthony Towns, pemain New York Knicks.
Kekalahan Cleveland Cavaliers juga dipengaruhi oleh keputusan pelatih Kenny Atkinson yang memilih untuk tidak mengambil jatah waktu jeda saat timnya mulai kehilangan kendali permainan.
"I like to hold my timeouts," jelas Kenny Atkinson, pelatih Cleveland Cavaliers.
Pertandingan ketiga untuk rangkaian Final Wilayah Timur dijadwalkan bakal disiarkan melalui saluran televisi ABC pada hari Sabtu mendatang.