Oklahoma City Thunder menghadapi kendala taktis besar terkait efektivitas formasi dua pemain besar mereka menjelang pertandingan Game 5 babak final Wilayah Barat melawan San Antonio Spurs pada Selasa, 26 Mei 2026 waktu setempat.
Formasi yang menduetkan Isaiah Hartenstein dan Chet Holmgren hanya bermain selama 36 dari 192 menit total pertandingan dalam seri ini, di mana Thunder kalah 36 poin dalam 68 penguasaan bola. Kondisi ini berbanding terbalik dengan performa musim reguler saat kombinasi tersebut mencatat statistik surplus 21 poin per 100 penguasaan bola.
Masalah ruang tembak menjadi penyebab utama penurunan performa ini karena akurasi tembakan Thunder merosot hingga 40 persen saat kedua pemain berada di lapangan bersamaan. Selain itu, situasi diperparah oleh absennya Ajay Mitchell serta status Jalen Williams yang masih diragukan tampil akibat cedera hamstring kiri.
Performa Holmgren juga sedang menurun dengan catatan rata-rata 11,3 poin dan 6,0 rebound per pertandingan sepanjang seri final wilayah ini. Pengatur serangan utama Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, memberikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi oleh rekan setimnya tersebut setelah pertandingan terakhir.
"Chet’s an easy target to find," kata Gilgeous-Alexander, Pemain Terbaik (MVP) dua kali.
Melalui pernyataan tersebut, Gilgeous-Alexander menegaskan komitmen tim untuk menempatkan Holmgren pada posisi yang lebih menguntungkan di lapangan demi mengembalikan performa terbaiknya.
"So, probably just find him more in the dunker or when he's spacing. Just put him in better positions to use his strengths as an offensive talent," ujar Gilgeous-Alexander, Guard Oklahoma City Thunder.
Pihak tim saat ini sedang mengevaluasi rekaman pertandingan untuk merumuskan strategi penyesuaian formasi yang tepat sebelum laga krusial di Paycom Center dimulai.
"I don’t know exactly what that looks like — I just got done playing — but watching film, we’ll find ways for sure," kata Gilgeous-Alexander, Kapten Oklahoma City Thunder.
Sementara itu dari kubu lawan, pemain sayap San Antonio Spurs, Julian Champagnie, juga mengalami penurunan akurasi tembakan tiga angka menjadi 19,4 persen dalam seri ini setelah sebelumnya tampil impresif pada babak terdahulu. Pemenang dari pertandingan Game 5 ini akan mengambil keunggulan 3-2 dalam seri yang menggunakan sistem best-of-seven.