Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs akan bertanding dalam laga kelima Final Wilayah Barat NBA pada Selasa malam, 26 Mei 2026, di Paycom Center, Oklahoma City, setelah kedua tim berbagi angka sama 2-2 dalam empat pertandingan pertama.
Pertandingan ini menjadi krusial mengingat sejarah playoff NBA mencatat bahwa pemenang laga kelima saat kedudukan seri 2-2 memiliki peluang lolos sebesar 81,8 persen, atau memenangi 198 dari 242 seri kedudukan tersebut.
Kedua tim tercatat memiliki rekam jejak yang berimbang dalam mengantisipasi momen penentu ini di mana Oklahoma City mengantongi rekor 10-8 dan San Antonio mengemas 14-10 saat melakoni laga kelima dengan kondisi seri berimbang.
Kondisi skuad menjadi tantangan tersendiri bagi kubu Oklahoma City Thunder setelah Ajay Mitchell dipastikan absen akibat cedera betis kanan, sementara Jalen Williams diragukan tampil karena cedera hamstring kiri.
Masalah tersebut diperparah oleh penurunan produktivitas tim yang pada laga keempat hanya mampu mencetak 82 poin, yang merupakan raihan terendah mereka dalam sebuah pertandingan playoff sejak Agustus 2020 akibat akurasi tembakan yang buruk.
Pelatih kepala Oklahoma City Thunder, Mark Daigneault, menyoroti penurunan performa anak asuhnya setelah kekalahan pada laga keempat tersebut.
"I thought we left a lot to be desired on that end of the floor tonight," kata Mark Daigneault.
Ia menambahkan bahwa timnya kehilangan ketajaman dan kekuatan yang dibutuhkan untuk membongkar pertahanan lawan yang tampil agresif.
"We didn’t have the sharpness, force or precision necessary to crack them. And they were really good defensively with just their energy and their physicality,” ujar Mark Daigneault.
Pemain bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, yang rata-rata mencetak 11 asis per gim di awal seri, juga berhasil diredam hingga mencetak di bawah 20 poin untuk pertama kalinya sejak musim reguler.
“We’ve got to do a better job of starting the games," kata Shai Gilgeous-Alexander.
Ia mengakui bahwa bermain di kandang lawan memberikan tantangan tersendiri bagi timnya.
"Obviously it’s a little more challenging on the road, and we know that, but we’ve got to go out there and do it," tutur Shai Gilgeous-Alexander.
Di kubu lawan, San Antonio Spurs bertumpu pada performa impresif Victor Wembanyama yang mencetak 33 poin pada laga keempat dan mencatatkan rata-rata 30,3 poin serta 13,3 rebound sepanjang seri ini.
"I was just thinking, 'Shoot to score,'" kata Victor Wembanyama saat menceritakan tembakan jarak jauhnya di akhir babak pertama.
Pemain asal Prancis tersebut menegaskan fokusnya yang tinggi sepanjang pertandingan berlangsung.
"I wasn't messing around at halftime," ujar Victor Wembanyama.
Kontribusi masif dari pusat serangan Spurs tersebut mendapat apresiasi dari pelatih kepala San Antonio Spurs, Mitch Johnson.
“He felt — not speaking for him, but from my perspective — an obligation to set a tone for us in a variety of ways," kata Mitch Johnson.
Mitch Johnson menilai sang pemain memang memiliki mentalitas yang tepat untuk memikul tanggung jawab besar di tim.
"He wants that responsibility, and he’s built for it.” ujar Mitch Johnson.
Rangkaian Final Wilayah Barat yang disiarkan oleh NBC dan Peacock ini dijadwalkan berlanjut ke laga keenam di San Antonio pada Kamis, 28 Mei 2026.