Oklahoma City Thunder Tumbangkan San Antonio Spurs di Game 5

Oklahoma City Thunder Tumbangkan San Antonio Spurs di Game 5

Oklahoma City Thunder berhasil unggul 3-2 atas San Antonio Spurs dalam babak Final Wilayah Barat Playoff NBA 2026 setelah mencatatkan kemenangan lewat performa bertahan yang dominan di Paycom Center pada Selasa.

Pertandingan tersebut berfokus pada keberhasilan tim tuan rumah dalam meredam bintang Prancis, Victor Wembanyama, yang mencetak 20 poin dengan akurasi tembakan 4 dari 15 di lapangan. Pertahanan ketat dari Oklahoma City Thunder memaksa San Antonio Spurs untuk melakoni laga penentuan hidup mati pada Game 6 yang akan digelar di kandang mereka pada Kamis.

Pelatih kepala San Antonio Spurs, Mitch Johnson, memberikan evaluasi tegas mengenai produktivitas ofensif yang dibutuhkan dari pemain andalannya tersebut agar bisa bertahan di fase gugur ini.

"He’s got to take more than 15 shots, even with the free throws. He’s going to have to score more than 20 points, for sure," kata Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs.

Johnson menilai tim lawan telah melakukan pekerjaan yang baik dan menegaskan bahwa timnya harus tampil lebih baik pada laga berikutnya.

"In this type of game, you gotta be sure of everything you’re doing in a secure, mature way," tambah Mitch Johnson, Pelatih Kepala San Antonio Spurs.

Di sisi lain, situasi di ruang ganti Oklahoma City Thunder dipenuhi dengan semangat penebusan setelah mereka berhasil bangkit dari performa kurang maksimal pada laga sebelumnya.

"I think we were disappointed by the way we played. I don’t think we could have played any worse than we did in Game 4, to be honest. So, we just wanted to come out with a little more sense of urgency, and just play better," ujar Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Pemain asal Jerman berusia 28 tahun tersebut mencatatkan double-double sebagai center utama yang berhadapan langsung dengan Wembanyama.

"It’s a team thing," tegas Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Hartenstein lebih memilih untuk memuji skema bertahan kolektif timnya daripada mengambil kredit individu karena telah menetralisir pemain asal Le Chesnay tersebut.

"With any great player, you’re not going to stop him with one player. Just going in there, making his looks hard, making sure he just doesn’t get anything easy. I think we did a great job as a team, just executing that," kata Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.

Artikel terkait

Rekomendasi