Aksi sosial yang menyentuh dilakukan oleh penyerang masa depan Timnas Indonesia, Ole Romeny, di tengah persiapannya menjelang kompetisi internasional. Pemain yang merumput di kompetisi Eropa tersebut mengunjungi Yayasan Bait Al-Qur'an Mulia di Tangerang Selatan pada Selasa, 26 Mei 2026.
Dikutip dari Suara, agenda tersebut menjadi sarana pendekatan budaya bagi sang pemain sebelum memperkuat skuad Garuda. Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga uji coba internasional bertajuk Garuda Championship Series 2026 kontra Oman dan Mozambik pada 5 dan 9 Juni 2026.
Momen interaksi hangat antara Ole Romeny dan para santri tersebut menjadi viral di media sosial serta menuai apresiasi luas dari pencinta sepak bola nasional. Kehadiran sang penyerang memberikan kegembiraan bagi anak-anak yatim dan duafa yang berada di lembaga pendidikan tersebut.
Akun Instagram resmi yayasan membagikan dokumentasi kunjungan berharga tersebut pada Selasa (26/5/2026). Dalam unggahan foto yang beredar, Ole Romeny tampak membaur bersama para santri di dalam area masjid.
Para santri menyambut kehadiran Ole Romeny dengan antusias, bahkan secara kompak menirukan selebrasi gol ikonik miliknya, yaitu bertopang dagu dengan satu tangan.
"Alhamdulillah hari ini Ole Romeny datang ke yayasan kami, membawa nuansa hangat bersama anak-anak kami. Momen yang tidak akan terlupakan," tulis pihak yayasan dalam keterangan unggahannya.
Selain bercengkrama dan berfoto bersama, penyerang Timnas Indonesia ini juga tertarik mempelajari kesenian musik tradisional bernuansa Islam, yaitu hadroh. Alat musik perkusi berupa rebana tersebut biasa digunakan untuk mengiringi lantunan selawat dan syair keagamaan.
Ole Romeny terlihat antusias memukul perkusi tersebut sembari mengikuti ketukan ritme yang dicontohkan oleh para santri. Rekaman video saat dirinya belajar hadroh langsung memicu diskusi positif di kalangan netizen tanah air.
Sikap ramah dan kesediaan Ole Romeny mempelajari kebudayaan lokal dinilai sebagai wujud toleransi tinggi serta kecintaannya kepada Indonesia. Kunjungan sosial ini diharapkan mampu memberikan suntikan motivasi moral bagi sang penyerang menjelang laga krusial bersama Merah Putih.
Yayasan Bait Al-Qur'an Mulia sendiri merupakan lembaga pembinaan anak yatim dan duafa di Tangerang Selatan yang berdiri sejak 2016. Yayasan ini fokus mencetak generasi yang unggul melalui pendidikan berbasis Al-Qur'an.