Oliver Glasner Bakal Akhiri Masa Jabatan di Crystal Palace

Oliver Glasner Bakal Akhiri Masa Jabatan di Crystal Palace

Manajer Crystal Palace Oliver Glasner dipastikan menyudahi masa baktinya bersama klub asal Inggris tersebut usai laga final UEFA Conference League melawan Rayo Vallecano di Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Jerman, pada Kamis, 28 Mei 2026 pukul 02.00 WIB.

Pertandingan pemungkas ini menjadi momen perpisahan emosional bagi pria asal Austria itu setelah menukangi The Eagles sejak Februari 2024. Selama dua tahun kepemimpinannya, ia sukses menyumbangkan trofi FA Cup 2025 dan FA Community Shield sebelum akhirnya membawa tim melaju ke partai puncak kompetisi Eropa musim ini.

Pengalaman Glasner yang pernah menjuarai Liga Europa bersama Eintracht Frankfurt pada musim 2021/2022 membuat Crystal Palace lebih diunggulkan di atas kertas. Mantan pelatih Wolfsburg itu juga tercatat pernah membawa Frankfurt menembus final UEFA Super Cup dan DFB-Pokal, meskipun kedua laga final tersebut berakhir dengan kekalahan.

“Saya bilang ingin menonton mereka di TV memulai Liga Europa dengan hasrat dan keyakinan bahwa mereka juga bisa memenangkannya. Itu akan membuat saya sangat bahagia, karena saya merasa kami telah menciptakan mentalitas bersama bahwa pada akhirnya semuanya akan sukses," kata Oliver Glasner, Pelatih Crystal Palace.

Glasner menambahkan bahwa keberhasilan mencapai laga final di Leipzig merupakan hasil proses belajar dan akumulasi pengalaman berharga skuadnya di kompetisi Eropa musim ini.

“Sekonologi kami senang berada di pusat Eropa, di Leipzig, dan bisa memainkan final. Ini kompetisi yang luar biasa bagi kami, tempat kami belajar dan mendapatkan pengalaman, dan semua pertandingan serta pengalaman itu membantu kami mencapai final," tutur Oliver Glasner, Pelatih Crystal Palace.

Arsitek tim berusia 51 tahun tersebut juga menegaskan bahwa pencapaian ke final Eropa terasa sangat istimewa bagi klub sebesar Crystal Palace yang tidak memiliki tradisi rutin memperebutkan trofi besar setiap musimnya.

“Ini akan sangat berarti bagi saya, bersama para pemain dan grup ini yang sudah bekerja bersama selama dua tahun, untuk memberikan sesuatu kembali kepada para fans. Ini akan menjadi salah satu pencapaian tertinggi bagi saya," kata Oliver Glasner, Pelatih Crystal Palace.

Langkah Crystal Palace menuju partai final dilalui setelah melewati babak play-off dengan kemenangan agregat 3-1 atas wakil Bosnia-Herzegovina, disusul keunggulan agregat 2-1 atas AEK Larnaca di babak 16 besar. Tim asuhan Glasner kemudian melenggang mulus setelah menyingkirkan Fiorentina dengan agregat 4-1 di perempat final dan Shakhtar Donetsk dengan agregat 5-2 di semifinal.

Di sisi lain, Rayo Vallecano melaju ke final setelah finis di posisi kelima fase liga dan menyingkirkan Samsunspor dengan agregat 3-2 di babak 16 besar. Klub asal Spanyol tersebut kemudian mendepak AEK Athens dengan agregat 4-3 di perempat final sebelum akhirnya menghentikan Strasbourg lewat agregat 2-0 di babak semifinal melalui dua gol dari penyerang Alexandre Zurawski.

Artikel terkait

Rekomendasi