Tim nasional kriket Inggris memulai seri tiga pertandingan Test melawan Selandia Baru di stadion Lord's yang diwarnai aksi gemilang bowler Ollie Robinson pada hari pertama pertandingan. Robinson berhasil mengemas empat wicket untuk menekan tim tamu di tengah kondisi lapangan yang menantang akibat guyuran hujan.
Dilansir dari sports.yahoo.com, Robinson mencetak tiga wicket pada over pertamanya dan menutup hari pembuka dengan catatan angka 4-10. Penampilan impresif seamer asal Sussex ini terjadi setelah dirinya sempat dicoret dari skuad internasional sejak tur ke India pada awal tahun 2024.
Kembalinya Robinson ke tim utama memicu perbincangan mengenai kesiapannya dalam turnamen Ashes di Australia pada musim dingin lalu. Sang pemain mengakui bahwa dirinya belum berada dalam kondisi siap secara mental maupun fisik saat periode tersebut berlangsung.
"To be honest, I was nowhere near ready to play, nowhere near where I am now as a person or cricketer," kata Ollie Robinson, Bowler Inggris.
Robinson menambahkan bahwa gairah bermainnya baru kembali dalam beberapa bulan terakhir setelah aktif memimpin tim Sussex di County Championship. Dia juga mengungkapkan adanya pesan singkat dari kapten Ben Stokes yang mengingatkannya untuk terus bekerja keras.
"Ben Stokes texted me last week saying, ‘great to have you back, but the hard work is still to be done’. That’s what is constantly in my head at the moment. There is a lot of hard work to be done. These days make it all worthwhile, it’s what you play for," ujar Ollie Robinson, Bowler Inggris.
Pertandingan hari pertama yang menyajikan total 16 wicket jatuh tersebut sempat membuat Robinson merasa sangat gugup sebelum turun ke lapangan. Gemuruh penonton di Lord's diakui memberikan atmosfer luar biasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
"It was just an incredible feeling to be out there and do that for the team. I was on cloud nine," kata Ollie Robinson, Bowler Inggris.
Robinson sempat merasakan kakinya mati rasa akibat ketegangan tinggi di atas lapangan hijau. Kendati demikian, pencapaian di hari pembuka ini dinilai menjadi momen spesial yang emosional bagi perjalanan kariernya.
"My legs were numb and there was a point where I couldn’t hear anything. I was trying to calm myself down and focus on the moment. After the second wicket, that’s probably the loudest I’ve ever heard on a cricket field. The crowd were amazing," ujar Ollie Robinson, Bowler Inggris.
Dia mengaku tidak bisa menggambarkan dengan kata-kata atas keberhasilan emosional tersebut. Kegugupan yang dirasakan sejak pagi hari akhirnya terbayar tuntas lewat performa di lapangan.
"I had a lot of nerves yesterday, a lot nerves this morning, so to get out there and do that was pretty special. I still can’t really put it into words," kata Ollie Robinson, Bowler Inggris.
Pada hari kedua pertandingan tanggal 5 Juni 2026, Selandia Baru melanjutkan permainan dari posisi 61-6 dan tertinggal 79 angka di belakang Inggris. Di sisi lain, skysports.com melaporkan pemukul pembuka asal Durham, Emilio Gay, menandai debutnya untuk menggantikan Zak Crawley yang dicoret dari tim. Melansir laporan live theguardian.com, Gay berhasil mencetak boundary pertama lewat pukulan square drive indah pada over ke-17 untuk membawa Inggris mencapai skor 78-1.