Aktris asal Korea Selatan Park Bo-young sukses merampungkan peran barunya yang penuh aksi dan emosi dalam serial thriller kriminal Disney+ berjudul "Gold Land" yang menayangkan dua episode terakhirnya pada Rabu, 27 Mei 2026.
Serial ini mengisahkan Kim Hee-joo, seorang petugas pemeriksaan keamanan bandara internasional yang tidak sengaja menguasai batang emas milik sindikat penyelundupan ilegal senilai 150 miliar won atau sekitar 100 juta dolar AS.
Hee-joo harus menghadapi perebutan sengit melawan keserakahan orang-orang di sekitarnya, termasuk Direktur Park yang diperankan oleh Lee Kwang-soo, yang berambisi penuh untuk memonopoli emas tersebut.
Tim produksi menjanjikan bahwa seluruh hasrat dan hubungan antarkarakter meledak menuju akhir yang tidak dapat diubah pada episode ke-10.
"In episode 10, all desires and relationships surrounding the gold bars erupt and move toward an irreversible ending. The characters will clash head-on in the most dangerous way possible. Please stay tuned until the very end to see who ultimately ends up with the gold bars in the final moment." ujar tim produksi Gold Land.
Karakter Hee-joo dalam serial ini memperpanjang deretan peran berat dan kelam yang diambil Park Bo-young baru-baru ini, setelah sebelumnya membintangi "Concrete Utopia", "Daily Dose of Sunshine", dan drama tvN "Our Unwritten Seoul" yang membuatnya memenangkan Penghargaan Baeksang ke-62 sebagai aktris terbaik.
Dalam wawancara di sebuah kafe di Seoul Pusat pada Kamis, 28 Mei 2026, Park Bo-young mengaku sangat menikmati proses syuting yang menguras fisik meski menyadari keterbatasan tubuhnya yang memiliki tinggi 158 sentimeter.
"It was so much fun — running through clouds of dust, throwing myself into something, bleeding and sweating along the way," kata Park Bo-young.
Park Bo-young juga menjelaskan bahwa keterbatasan fisik seperti jangkauan lengan yang pendek akan membuatnya berpikir ulang jika harus mengambil adegan laga teknis yang terkoreografi ketat.
"Physically, I do think I have limits," tutur Park Bo-young.
Beruntung bagi sang aktris, peran dalam serial ini lebih berfokus pada upaya bertahan hidup yang tenang dan adegan menerima pukulan daripada menyerang orang lain.
"It wasn’t stylish action built around carefully choreographed physical fights," jelas Park Bo-young.
Aktris yang akrab disapa "Bbo-vely" karena citra imutnya ini juga menceritakan pengalamannya yang sempat kesulitan saat memegang senjata api selama proses syuting.
"I didn't know it was that heavy," ungkap Park Bo-young.
Ia menegaskan pentingnya mengambil tantangan baru ini demi perkembangan kariernya agar tidak terus terjebak dalam citra karakter ceria yang melekat pada dirinya di masa lalu.
"If I hadn’t been able to break away from that [lovely] image people used to see in me, or if I had felt too burdened by accepting [the roles], I don’t think I would have been able to move forward," tegas Park Bo-young.
Saat ditanya mengenai respons jujurnya jika benar-benar menemukan emas batangan di dunia nyata, ia berseloroh bahwa dirinya mungkin akan mencoba mempertahankan emas itu sejauh mungkin.
"For an interview answer, I’d say I would never do it, that I’d return it right away, turn myself in and live comfortably. But if I’m being honest, I think I might try to go as far as I could [to keep it]," aku Park Bo-young.
Pengalaman berakting sebagai Hee-joo justru memperkuat prinsip hidupnya untuk tidak menginginkan barang milik orang lain.
"It reinforced what I already believed: Don’t covet what belongs to someone else." tutur Park Bo-young.
Setelah bekerja tanpa henti selama lebih dari tiga tahun, aktris yang merayakan hari jadi ke-20 tahun kariernya sejak debut pada 2006 ini berencana untuk beristirahat sejenak tahun ini guna berkumpul dengan keluarga dan mencoba pekerjaan paruh waktu.
"After doing four projects with dark tones in a row, I felt myself getting darker, too. [ …] My baseline energy, I could feel it sinking." jelas Park Bo-young.
Untuk proyek selanjutnya, ia secara vokal menyampaikan keinginannya kepada publik untuk bermain dalam drama yang ceria seperti komedi romantis.
"There is a right time to do something bright, too, and I think I’d regret missing that window," kata Park Bo-young.
Ia juga berseloroh ingin memerankan karakter dari keluarga kaya, mengingat karakter-karakter sebelumnya kerap digambarkan tinggal di kamar atap dan tidak memiliki orang tua yang lengkap.
"My characters are always living in rooftop rooms, and they rarely have both parents alive. A lot of them have lived with their grandmothers [as sole caretakers]. I’d like to play someone from a wealthy family for once." gurau Park Bo-young.
Dalam wawancara terpisah dengan Seoul Economic Daily di Jongno-gu pada hari yang sama, Park Bo-young menyatakan motivasi utamanya mengambil peran dalam thriller ini adalah untuk menunjukkan perubahan psikologis manusia saat dihadapkan pada kekayaan instan.
"I wanted to show how a person changes when faced with an unimaginable fortune in gold bars and awakens to desire." cetus Park Bo-young.
Meski citra aslinya sempat membuat sutradara ragu karena dinilai terlalu baik, ia justru merasa tertantang untuk memunculkan sisi keserakahan yang ada pada setiap manusia.
"I actually felt a thrill rolling around in the dirt, shedding blood, sweat and tears," tambah Park Bo-young.
Aktris ini juga menyatakan bahwa dirinya ingin terus menantang diri dalam berbagai genre baru di masa depan.
"I wanted to challenge myself with as many genres as possible." papar Park Bo-young.
Terkait kemenangannya di Baeksang Arts Awards lewat drama "Our Unwritten Seoul", ia mengaku penghargaan tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat berharga bagi dirinya.
"The director told me I have the kind of image where, even if I found gold bars, I'd hand them back without any greed," papar Park Bo-young.
Sutradara meyakinkannya bahwa emosi yang kontras akan tersampaikan dengan kuat jika diekspresikan lewat wajahnya yang polos.
"But every human being has desires and greed. He said that if I expressed those qualities, I could deliver an entirely different kind of emotion, and that gave me the courage to take it on." kenang Park Bo-young.
Penghargaan tersebut juga ia persembahkan sebagai hadiah manis bagi para penggemar yang terus mendukung perjalanannya.
"I don't usually place great meaning on awards themselves, but I was happy that it became a nice gift for my fans," kata Park Bo-young.
Aktris ini menutup sesi wawancara dengan menceritakan kerinduannya pada aktivitas normal sehari-hari yang sempat terabaikan selama tiga tahun terakhir akibat jadwal syuting yang padat.
"I'm not naturally a confident person, but this award has given me the strength to keep moving forward." jelas Park Bo-young.
Ia mengaku sudah lama tidak mengunjungi toko buku langganannya karena kesibukan tersebut.
"I've been working nonstop on projects lately, so I haven't been able to visit the bookstore I used to frequent in three years," keluh Park Bo-young.
Park Bo-young kini menantikan waktu senggang untuk menyalurkan energinya ke hal-hal biasa sebelum bersiap untuk proyek komedi romantis berikutnya.
"I want to go to bookstores, see my nieces and nephews, and try ordinary things like a part-time job." harap Park Bo-young.
Sambil tersenyum lebar, ia menegaskan kembali genre yang wajib ada pada karya terbarunya nanti.
"My next project absolutely has to be a bright romantic comedy." tegas Park Bo-young kepada Seoul Economic Daily.