Parma Kalahkan Sassuolo 1-0 pada Laga Pamungkas Serie A

Parma Kalahkan Sassuolo 1-0 pada Laga Pamungkas Serie A

Parma berhasil menundukkan Sassuolo dengan skor tipis 1-0 dalam laga pamungkas Serie A musim ini di Stadion Tardini pada Minggu, 24 Mei 2026. Hasil positif tersebut sekaligus memutus rangkaian tiga kekalahan beruntun yang dialami oleh skuad asuhan Carlos Cuesta.

Kemenangan klub berjuluk I Crociati ini ditentukan lewat gol tunggal Mateo Pellegrino pada menit ke-80. Penyerang asal Argentina tersebut mencetak gol semata wayang melalui sundulan kepala setelah memanfaatkan umpan silang dari pemain pengganti, Pontus Almqvist.

Gol tersebut menjadi torehan kesembilan bagi Pellegrino di kompetisi domestik sepanjang musim ini. Berdasarkan catatan statistik, enam dari sembilan gol yang dilesakkan oleh sang penyerang lahir melalui sundulan kepala, menjadi yang terbanyak dibandingkan pemain lain di Serie A.

Hasil pertandingan ini menempatkan Sassuolo di peringkat ke-11 klasemen akhir dengan keunggulan empat poin atas Parma. Sementara itu, Parma menyudahi kompetisi di urutan ke-12, sembari menunggu hasil laga derby antara Torino melawan Juventus.

Kemenangan di markas sendiri juga mengakhiri rekor buruk Parma yang tidak pernah menang atas Sassuolo dalam laga resmi sejak 16 Februari 2020. Selepas peluit panjang berbunyi, para pendukung tuan rumah memberikan penghormatan langsung kepada pelatih Carlos Cuesta dan seluruh jajaran pemain di tepi lapangan.

Pertandingan ini juga diwarnai pergantian penjual gawang di kubu kedua tim, di mana kiper muda Alessandro Cardinali melakukan debut untuk Parma di awal babak kedua, sementara Stefano Turati di kubu Sassuolo digantikan oleh kiper debutan berusia 23 tahun, Gioele Zacchi, pada menit ke-83.

"Lotta e sudore, grazie squadra e allenatore" cetus para pendukung Parma.

Kedua tim tampil dengan kondisi skuad yang pincang akibat badai cedera serta akumulasi kartu, termasuk absennya kiper utama Parma, Zion Suzuki, dan bek Sassuolo, Jay Idzes, yang harus ditarik keluar lapangan pada babak kedua akibat cedera.

Artikel terkait

Rekomendasi