Aktor asal Amerika Serikat, Paul Rudd, membantah secara tegas rumor yang menyebut dirinya melakukan prosedur suntik Botox demi menjaga penampilan awet mudanya di usia 57 tahun. Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh sang aktor dalam sebuah sesi wawancara di acara podcast Therapuss bersama pembawa acara Jake Shane, sebagaimana dilansir dari Wolipop.
"Tidak. Lihat wajahku," jawab Paul Rudd sambil menunjukkan ekspresi wajah yang berlebihan untuk memperlihatkan garis-garis halus alami di wajahnya.
Ketika pembawa acara memberikan pujian atas penampilannya yang dinilai tidak menua sejak membintangi film Clueless, bintang Marvel tersebut menanggapinya dengan rendah hati.
"Aku menua. Kamu baik sekali mengatakan itu, tapi aku benar-benar menua," kata Paul Rudd.
Meskipun Paul Rudd membantah penggunaan Botox, ahli estetika medis asal London, Dr. Gizem Seymenoglu, menilai sang aktor kemungkinan menjalani perawatan non-invasif lain yang hasilnya jauh lebih halus dan sulit disadari oleh orang awam.
"Botox biasanya paling mudah dideteksi secara klinis karena memengaruhi gerakan. Jika seseorang tidak memiliki ekspresi dinamis di area tertentu, itu akan terlihat," tutur Dr. Gizem Seymenoglu.
Ia menambahkan bahwa prosedur kosmetik yang ringan tidak akan langsung disadari jika dilakukan dengan tepat tanpa mengubah ekspresi wajah.
"Tapi perawatan laser, filler ringan, atau perawatan kualitas kulit seperti skin booster bisa sangat halus. Bagi orang awam, hal itu mungkin sama sekali tidak disadari," ujar Dr. Gizem Seymenoglu.
Terkait kebugaran tubuhnya, Paul Rudd menekankan bahwa faktor utama yang paling berpengaruh dalam rutinitas kesehatannya adalah pemenuhan kebutuhan tidur yang cukup, yang ia posisikan di atas porsi latihan fisik.
"Tidur dulu, lalu diet. Kemudian angkat beban. Kemudian kardio," kata Paul Rudd.
Selain menjaga pola tidur, sang aktor juga menerapkan perawatan kulit dasar yang sederhana namun konsisten serta rajin menggunakan produk pelembap wajah sejak beberapa tahun lalu.
"Aku berusia 80 tahun di dalam. Di sini, kegelapan murni dan sedikit pelembap," tutur Paul Rudd.
Penggunaan tabir surya juga menjadi bagian wajib dari perlindungannya sehari-hari, yang awalnya ia lakukan untuk meminimalkan risiko penyakit serius pada kulit.
"Aku bukan tipe orang yang suka berjemur. Dulu aku suka, saat aku masih bergaya ala Depeche Mode," kata Paul Rudd.
Menanggapi kebiasaan sang aktor, Dr. Gizem Seymenoglu membenarkan bahwa istirahat, perawatan dasar, serta pelindung matahari memiliki efek jangka panjang untuk memperlambat munculnya tanda penuaan dini.
"Perawatan kulit berkualitas medis benar-benar memberikan perbedaan. Penggunaan SPF, vitamin C, dan retinoid secara konsisten dapat secara signifikan memperbaiki tekstur kulit dan menunda tanda-tanda penuaan yang terlihat," saran Dr. Gizem Seymenoglu.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa kondisi kulit seseorang di usia paruh baya juga sangat dipengaruhi oleh faktor internal bawaan sejak lahir.
"Genetika memainkan peran besar. Tipe kulit, kepadatan kolagen, dan bagaimana seseorang secara alami kehilangan volume seiring waktu adalah faktor yang diwariskan," jelas Dr. Gizem Seymenoglu.