PB AI Turunkan Target Medali Asian Games 2026

PB AI Turunkan Target Medali Asian Games 2026

Pemusatan latihan nasional renang untuk Asian Games 2026 Nagoya belum berjalan kembali meski ajang multievent terbesar di Asia tersebut akan dimulai dalam waktu dua bulan. Kendala anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga membuat para atlet dikembalikan ke klub masing-masing sejak April lalu.

Kondisi mandeknya persiapan ini dilansir dari Detik Sport. Wakil Ketua Umum I bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science PB AI, Wisnu Wardhana, membenarkan bahwa program latihan terpusat masih terhenti karena belum ada instruksi lanjutan.

"Pelatnas belum (mulai lagi) masih belum ada update ke Kemenpora," kata Wisnu.

Pelatnas renang sedianya sudah digulirkan sejak Maret 2026 sebelum dihentikan setelah berjalan satu bulan akibat keterbatasan dana Kemenpora. Guna menyiasati situasi ini, Pengurus Besar Akuatik Indonesia tetap mengupayakan latihan tanding mandiri melalui kejuaraan domestik.

"Kami latihan sendiri-sendiri di klub masing-masing. Tapi kayak buat pertandingan (agenda PB AI), kami undang atlet-atlet nasional untuk berkompetisi. Jadi kapan saja mereka dipanggil siap," ujar Wisnu.

Pemantauan terhadap performa para perenang nasional tetap berjalan teratur demi menjaga kesiapan fisik mereka. PB AI menegaskan bahwa fokus utama program pembinaan yang berjalan saat ini tidak berubah.

"Untuk programnya tetap saya pantau. Kami masukan Asian Games menjadi target utama (persiapan)."

Dampak dari tidak jalannya pelatnas terpusat ini memicu perubahan realistis terhadap target capaian di Nagoya nanti. Ketua Umum PB AI, Anindya Bakrie, awalnya membidik medali untuk menyudahi puasa podium yang berlangsung selama 36 tahun sejak Asian Games 1990.

Indonesia terakhir kali meraih medali lewat Richard Sam Bera, Wirmandi Sugriat, dan tim estafet gaya bebas putra. Kini, harapan yang dibebankan kepada 12 atlet renang yang disiapkan terpaksa disesuaikan dengan kondisi riil persiapan.

"Ya, kemungkinan besar begitu (penurunan target). Mari kita berharap yang terbaik. Itulah yang bisa saya katakan," ujar Wisnu.

Artikel terkait

Rekomendasi